Warga Gorontalo kenang almarhum Rachmat Gobel pahlawan kemanusiaan - ANTARA News Gorontalo
Gorontalo (ANTARA) - Sejumlah warga di Provinsi Gorontalo mengenang almarhum Rachmat Gobel sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat dan banyak membantu warga yang mengalami kesulitan selama hidupnya.
Warga Kota Gorontalo, Ningsi Tahir, Jumat, mengatakan dirinya bersama keluarga menganggap almarhum sebagai pahlawan kemanusiaan karena kepeduliannya terhadap masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
"Almarhum beberapa kali membantu keluarga kami saat mengalami kesulitan ekonomi. Bahkan anak kami yang memiliki keterbelakangan mental juga tidak luput dari perhatian beliau," katanya.
Menurut Ningsi, setiap berkunjung ke Gorontalo sebagai anggota DPR RI, Rachmat Gobel selalu menyempatkan diri bertemu masyarakat dan memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.
Ia menilai ketulusan almarhum dalam membantu masyarakat menjadi alasan banyak warga Gorontalo mengenangnya sebagai sosok yang berjasa.
"Walaupun bukan lahir di Gorontalo, kecintaan beliau kepada daerah dan masyarakat sangat besar. Bagi kami beliau adalah pahlawan kemanusiaan," ujar Ningsi.
Warga lainnya, Haikal Popoi mengatakan dirinya telah mengenal Rachmat Gobel sejak berusia empat tahun dan merasakan langsung perhatian almarhum terhadap keluarganya.
"Saya pernah dibelikan sepeda dan masih banyak bantuan lain dari beliau. Semua kebaikan itu tidak akan bisa kami balas selain dengan doa," katanya.
Haikal menilai keramahan dan kepedulian almarhum mencerminkan kedekatannya dengan masyarakat Gorontalo, mengingat keluarga besarnya memiliki hubungan dengan daerah tersebut.
Almarhum Rachmat Gobel meninggal dunia di Jakarta pada Jumat (10/7) pukul 03.20 WIB.
Semula keluarga berencana membawa jenazah ke Gorontalo untuk dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga. Namun, setelah musyawarah antara pihak keluarga dan pemerintah, jenazah almarhum diputuskan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Blok Z 551, Jakarta, pada Jumat sekitar pukul 14.18 WIB.
Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.