asiawebawards.com
  • 2026-07-13 10:15:00 +0000 UTC

    Jul 13, 2026

    Remaja 17 Tahun Pecahkan Rekor, Lulus Tes Tertinggi ABRSM Bermodalkam Satu Tangan

    Bagikan:

    JAKARTA - Remaja berusia 17 tahun asal Lisburn, Irlandia Utara, Freya Terris, berhasil mencetak sejarah baru di dunia musik internasional.

    Freya menjadi pianis pertama yang dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan (distinction) dalam ujian piano tingkat tinggi (Grade 8) dari Associated Board of the Royal Schools of Music (ABRSM) hanya dengan mengandalkan tangan kirinya.

    Keberhasilan Freya menjadi sangat luar biasa mengingat ujian Grade 8 merupakan salah satu tingkatan tertinggi yang membutuhkan teknik kerumitan tinggi.

    ABRSM, selaku lembaga penguji musik klasik paling bergengsi di dunia, mengonfirmasi bahwa Freya adalah musisi pertama dalam catatan sejarah mereka yang meraih sertifikasi tersebut menggunakan repertoar khusus tangan kiri.

    Adapun momen bersejarah ini bermula dua tahun lalu ketika Freya mengalami cedera jangka panjang yang diikuti tindakan operasi, sehingga tangan kanannya tidak bisa lagi digerakkan untuk menekan tuts piano.

    Menghadapi situasi tersebut, Freya menolak menyerah dan memilih mengeksplorasi karya musik yang digubah khusus untuk tangan kiri bersama gurunya, Rory Dowse.

    "Tangan kiri saya sebenarnya sudah bisa bermain, tetapi sama sekali tidak dengan cara yang dibutuhkan seperti sekarang ini. Saya seperti tersandung ke dalamnya dan tanpa sadar membangun teknik tersebut," kata Freya saat menceritakan perjuangannya, dikutip BBC, Senin, 13 Juli.

    Kegigihan Freya membuahkan hasil manis setelah melewati proses latihan intensif selama dua tahun. Merasa frustasi karena belum meraih kualifikasi tertinggi, ia meyakinkan pihak ABRSM untuk memodifikasi daftar repertoar ujian agar sesuai dengan keterbatasan fisiknya. Pihak dewan penguji menyambutnya dan mengirimkan daftar komposisi khusus untuk tangan kiri.

    BACA JUGA:


    "Mereka sangat menyemangati, mereka semua mendukung dan sama senangnya dengan saya mengenai hal ini," tambah Freya.

    Keberhasilan Freya tidak hanya menjadi pembuktian personal bagi dirinya, tapi juga membawa dampak masif bagi inklusivitas musik.

    Terinspirasi oleh perjuangan Freya, ABRSM secara resmi pun meluncurkan silabus baru 2027–28 pada Juni 2026 yang menyediakan daftar repertoar khusus satu tangan untuk Grade 1 hingga Grade 8. Kebijakan ini membuka kesempatan setara bagi musisi satu tangan di 93 negara operasional ABRSM.

    "Saya senang bisa membuktikan kepada mereka bahwa kerja keras yang mereka lakukan untuk mewujudkan ujian ini tidak sia-sia dengan hasil yang saya dapatkan. Ini sangat berarti bagi saya," pungkas musisi muda yang kini bersiap melanjutkan studi musik di universitas tersebut.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    2026-07-13 10:15:00 +0000 UTC