asiawebawards.com
  • 2026-07-16 09:40:00 +0000 UTC

    Jul 16, 2026

    Prabowo: Rakyat Indonesia Bukan Bangsa Malas, Sudah Bekerja Sejak Sebelum Matahari Terbit

    Kamis, 16 Juli 2026, 16:40 WIB

    Warta Ekonomi, Jakarta -

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa anggapan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang malas tidak sesuai dengan kenyataan. Menurutnya, rakyat Indonesia justru memiliki etos kerja yang tinggi dan telah terbiasa bekerja keras sejak sebelum matahari terbit.

    Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026).

    Prabowo mengungkapkan masih ada pihak-pihak yang memandang rendah Indonesia dan menganggap bangsa ini lemah serta malas.

    "Memang ada pihak-pihak yang selalu memandang rendah bangsa Indonesia, yang selalu menganggap remeh bangsa Indonesia, yang selalu mengejek bangsa Indonesia di belakang punggung kita," kata Prabowo.

    Baca Juga: Pasca Kasus Jampidsus, Prabowo Didorong Pertimbangkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Mereformasi Tata Hukum

    Menurutnya, penilaian tersebut muncul karena masyarakat Indonesia dikenal ramah dan santun. Bahkan, ada anggapan bahwa rakyat Indonesia gemar bersantai dan tidur.

    "Mungkin karena kebaikan bangsa Indonesia, keramahtamahan kita, kita dibilang lemah. Kita dibilang bangsa yang santai. Kita dibilang bangsa yang malas. Bahwa rakyat Indonesia, para pribuminya, hobinya tidur," ujarnya.

    Prabowo membantah anggapan itu. Ia menegaskan masyarakat Indonesia setiap hari bekerja keras demi mencari penghidupan yang layak, termasuk para nelayan yang mempertaruhkan nyawa saat melaut.

    "Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak. Mereka yang berlayar di laut, mencari makan, mencari ikan, itu mempertaruhkan nyawa," tuturnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa kebiasaan beristirahat saat siang hari bukanlah tanda kemalasan, melainkan bagian dari kearifan lokal yang telah diwariskan nenek moyang untuk menghindari terik matahari.

    "Di mana-mana rakyat kita bekerja keras. Tapi kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita menghindari panas pada saat terik matahari," katanya.

    Prabowo menambahkan, banyak pihak tidak menyadari bahwa sebagian besar rakyat Indonesia memulai aktivitas sejak sebelum fajar. Mulai dari petani, pekebun, nelayan hingga masyarakat yang mencari kayu dan air, bekerja sejak masih gelap dan baru kembali ketika hari kembali gelap.

    Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

    Penulis: Istihanah
    Editor: Istihanah

    2026-07-16 09:40:00 +0000 UTC