Prabowo minta BUMN dampingi pengusaha lokal rasakan dampak Blok Masela
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta badan usaha milik negara (BUMN) dan Danantara Indonesia memberikan pendampingan kepada pengusaha lokal agar dapat berpartisipasi dan merasakan manfaat dari pengembangan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Maluku Barat Daya.
Dalam peresmian peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menegaskan pembangunan sektor energi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama melalui keterlibatan pelaku usaha di daerah sekitar proyek.
"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action," kata Prabowo.
Presiden meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek Blok Masela mengutamakan tenaga kerja dan pengusaha lokal.
Menurut Kepala Negara, apabila masih terdapat pelaku usaha daerah yang belum memiliki kapasitas memadai, pemerintah harus memberikan dukungan agar mereka mampu berpartisipasi.
Presiden Prabowo mengatakan BUMN, Danantara, dan Pertamina perlu mengarahkan bantuan teknis kepada pelaku usaha lokal sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan dan ikut menikmati manfaat ekonomi dari proyek strategis tersebut.
"Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis. Kita ingin semua merasakan dampak dari program ini," ujar Prabowo.
Baca juga: Prabowo: Proyek Masela harus berjalan baik dan saling menguntungkan
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa seluruh pembangunan, mulai dari transformasi ekonomi, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran yang dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat.
"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya, sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal," jelas Prabowo.
Pengembangan Blok Masela merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Menurut Presiden, hilirisasi membutuhkan pasokan energi yang memadai untuk mendukung pertumbuhan industri.
"Kita harus melakukan hilirisasi dan hilirisasi ini membutuhkan energi. Energi kita sangat banyak. Hanya ada dua sampai tiga tahun masa transisi," ujar Presiden.
Baca juga: Prabowo: Indonesia terbuka bagi mitra yang saling menguntungkan
Baca juga: Prabowo: Investasi LNG Abadi Masela dukung pembangunan Indonesia
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.