Prabowo ajak masyarakat perkuat persatuan dan tinggalkan budaya dengki
Prabowo ajak masyarakat perkuat persatuan dan tinggalkan budaya dengki
Minggu, 12 Juli 2026 19:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 itu bertemakan Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar/pri. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat memperkuat semangat persatuan dan gotong royong serta meninggalkan budaya caci maki, dengki, dan saling curiga pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79.
"Mari kita bersatu, mari kita gotong royong, mari kita kerja sama. Jangan ikut-ikut budaya caci maki, budaya dengki, budaya curiga," kata Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu.
Prabowo mengatakan masyarakat Indonesia perlu kembali mengedepankan nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung sikap saling memaafkan, saling memahami, saling mengasihi, dan saling membantu.
Menurut dia, tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai melalui pertikaian karena seluruh rakyat Indonesia merupakan satu keluarga meskipun memiliki latar belakang, suku, dan pilihan politik yang berbeda.
"Tidak ada keberhasilan dengan bertikaian. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga," ujarnya.
Presiden juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja sama dan gotong royong dengan prinsip bahwa pihak yang kuat membantu yang lemah.
Ia menegaskan semangat persatuan dan kerja sama menjadi modal penting untuk mewujudkan kebangkitan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Yang kuat bantu yang lemah, yang lemah kerja sama yang baik. Insya Allah kita akan bangkit," kata Prabowo.
Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya". Peringatan tahun ini juga menjadi momentum dimulainya tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Selain peringatan pada 12 Juli, Kementerian Koperasi menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan, di antaranya peletakan batu pertama renovasi gedung bersejarah tempat penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Gedung tersebut memiliki nilai sejarah karena menjadi lokasi Kongres Koperasi Pertama pada 12 Juli 1947 yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Nasional.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026