Piala Dunia 2026: FIFA Selidiki Selebrasi Kontroversial Spanduk Malvinas Argentina, Apa Sanksinya?
Zainal Hasan
| 17 Juli 2026, 20:58 WIB

Pemain Timnas Argentina, Nicolas Otamendi (kiri) dan Giovani Lo Celso (kanan), saat membentangkan spanduk "Las Malvinas Son Argentinas" usai laga melawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, AS, Rabu (15/7/2026). X/sreeramjvc
AKURAT.CO, FIFA resmi membuka penyelidikan terhadap Federasi Sepakbola Argentina (AFA) menyusul selebrasi kontroversial yang dilakukan para pemain Timnas Argentina usai menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
Investigasi dilakukan setelah para pemain membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas" yang berarti "Kepulauan Malvinas Milik Argentina" seusai kemenangan 2-1 atas Inggris.
Aksi di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026), tersebut dinilai mengandung pesan politik yang bertentangan dengan aturan FIFA.
Badan sepakbola dunia itu kini tengah mengumpulkan berbagai informasi dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait sebelum menentukan langkah disiplin yang akan diambil. Seluruh proses dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dalam regulasi FIFA.
Sejumlah laporan media internasional menyebutkan AFA berpotensi menerima hukuman. Opsi yang sedang dipertimbangkan antara lain berupa denda finansial atau sanksi disiplin terhadap individu yang terlibat dalam aksi tersebut.
Meski demikian, peluang dijatuhkannya hukuman kepada para pemain dinilai relatif kecil. FIFA disebut lebih mungkin menjatuhkan sanksi administratif kepada federasi dibanding memberikan larangan bertanding kepada pemain.
https://akurat.co/bola/874304/piala-dunia-2026-buntut-spanduk-malvinas-pemerintah-inggris-desak-fifa-hukum-pemain-argentina
Nama Giovani Lo Celso turut menjadi sorotan karena disebut sebagai pemain yang meletakkan spanduk tersebut di lapangan. Namun hingga kini belum ada indikasi kuat bahwa gelandang Argentina itu akan dikenai hukuman secara pribadi.
Dalam regulasi FIFA, seluruh bentuk pesan, simbol, maupun gestur yang mengandung unsur politik dilarang ditampilkan di setiap kompetisi resmi. Ketentuan tersebut diterapkan demi menjaga netralitas sepakbola dari kepentingan di luar olahraga.
Menariknya, aksi para pemain Argentina itu berbanding terbalik dengan pernyataan pelatih Lionel Scaloni sebelum laga semifinal. Saat itu, Scaloni menegaskan duel melawan Inggris seharusnya dipandang sebagai pertandingan sepak bola semata, bukan sebagai ajang membawa isu politik.
Namun, setelah memastikan tiket ke final, skuad Argentina justru merayakan kemenangan dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Los Malvinas Son Argentinas" dan berfoto bersama di belakangnya. Momen tersebut kemudian memicu perhatian luas hingga akhirnya diselidiki FIFA.
Kasus serupa sebenarnya pernah terjadi sebelumnya. Dalam laga persahabatan melawan Slovenia beberapa tahun lalu, Argentina juga sempat menampilkan spanduk dengan pesan yang sama dan saat itu FIFA hanya menjatuhkan sanksi berupa denda kepada AFA.
Preseden tersebut membuat banyak pihak memperkirakan hukuman serupa akan kembali diterapkan. Kendati demikian, FIFA tetap akan menyelesaikan proses investigasi sebelum mengumumkan keputusan resmi terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Argentina di Piala Dunia 2026.