asiawebawards.com
  • 2026-08-05 09:00:10 +0000 UTC

    Aug 05, 2026

    Penjual Menangis, 50 Pesanan Ikan Dikembalikan karena Dituduh Basi

    Jakarta -

    Kejadian kurang menyenangkan dialami oleh seorang penjual makanan. Ia menangis lantaran pelanggan mengembalikan 50 pesanan ikannya yang dituduh basi!

    Bagi penjual makanan, mendapat pesanan dalam jumlah besar merupakan sebuah kabar baik sekaligus menantang. Kabar baiknya, penjual mampu menerima penghasilan lebih besar.

    Namun, hal ini juga menjadi sebuah tantangan lantaran penjual harus meluangkan waktu dan bahan lebih banyak menyiapkan pesanan dalam porsi besar.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Terkadang, penjual juga perlu menghadapi respons pelanggan yang sekiranya tidak puas dengan pesanan makan mereka. Kabar baik jika pelanggan memberikan masukan dengan sikap sopan. Namun sayangnya, banyak juga pelanggan yang egois.

    Dalam unggahan anonim di media sosial, seorang wanita membagikan nasib buruk yang ditimpa ibunya. Menurut ceritanya, sang ibu menerima pesanan makan untuk diantar ke seorang kenalan terdekat di kampungnya, berlokasi di Parit Buntar, Perak, Malaysia.

    Pesanan banyak, mencapai 50 porsi pekasam ikan puyu. Makanan tradisional ini berupa olahan fermentasi ikan air tawar yang bercita rasa masam dan asin, lapor mStar (31/7).

    Penjual Menangis, 50 Pesanan Ikan Dikembalikan karena Dituduh BasiPenjual ini telah menyiapkan pesanan 50 ikan untuk pelanggan. Tetapi berujung dikembalikan karena dituduh basi. Foto: mstar.com.my / AI

    Ibu wanita ini menyiapkan pesanan sampai tengah malam. Bahkan, ibunya telah membeli wadah untuk mengemas ikan-ikan ini.

    "Ada teman ibu aku mau buat tempahan 50 pekasam puyu. Ibu aku ini sudah susah payah buat tengah malam, beli bahan-bahan yang tidak cukup," ujarnya.

    Jika dilihat dari unggahan foto, memang ibu tersebut telah memasukkan ikan pekasom ini ke dalam wadah thinwall.

    "Dia sudah beli wadah cantik-cantik karena besok itu harus mengantar makanannya dekat rumah teman dia. Pagi itu dia excited satu per satu," lanjutnya.

    Setelah dibungkus rapi, ibunya langsung mengantar ke rumah temannya. Semuanya berjalan lancar sampai beberapa hari kemudian, pesanan 50 ikan itu rupanya balik lagi ke rumahnya.

    Rupanya, temannya mengembalikan pesanan ikan fermentasi ini karena merasa ikannya sudah berbau busuk. Ketika ditanya, pelanggan mengungkap kalau dirinya tidak menyimpan ikan pekasam itu di dalam kulkas. Hal ini jelas membuat pesanan ikannya menjadi rusak.

    Namun teman ibunya tetap tidak terima, berujung mengembalikan pesanan dan tidak membayarnya sama sekali.

    Melihat kejadian ini menimpa ibunya, wanita itu mengungkap, "Aku sebagai anak sumpah sakit hati jika ada orang lain yang memperlakukan hal tersebut ke ibu kita sendiri."

    Unggahan tersebut menarik beragam komentar netizen. Sebagian netizen bersimpati dengan nasib yang diterima oleh ibu pengunggah ini.

    Untuk membantu ibunya, wanita ini menjual kembali ikan pekasom tersebut kepada para netizen. Ikan ini dijualnya dengan harga RM 10 (Rp 43.819).

    Ia juga menerima pembelian dengan sistem COD (Cash on delivery) di sekitar kawasan Perak. Tetapi pengiriman juga memungkinkan dengan biaya tambahan RM 2 (Rp 8.762).

    (aqr/adr)

    2026-08-05 09:00:10 +0000 UTC