asiawebawards.com
  • 2026-07-11 00:42:44 +0000 UTC

    Jul 11, 2026

    Pemkab Jayapura dorong produk lokal masuk pasar modern

    Pemkab Jayapura dorong produk lokal masuk pasar modern

    Sabtu, 11 Juli 2026 07:42 WIB

    Image Print

    Foto bersama setelah kegiatan pelatihan olahan pangan lokal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Jayapura, Papua. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura)

    Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, mendorong produk lokal masuk ke pasar modern dengan memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

    "Kemudian kami juga membantu mengurus perlindungan hukum produk melalui Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri dalam keterangannya di Jayapura, Jumat.

    Menurut Basri, selain itu, pelatihan dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan ketrampilan UMKM dalam mengembangkan produktivitas.

    "Kami ingin ke depan produk lokal tidak berhenti di tingkat kampung saja tetapi bisa menembus ritel modern," ujarnya.

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura Haryanto mengatakan pihaknya terus berupaya membenahi kualitas dan legalitas produk pelaku UMKM di daerah ini menjadi lebih menarik melalui pelatihan secara berkelanjutan.

    Dia menambahkan tahun ini pihaknya juga akan memberikan bantuan rumah produksi bagi kelompok UMKM yang betul-betul konsisten serta membantu mengurusi Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun sertifikasi halal.

    "Hal ini sangat penting supaya produk lokal bisa masuk ke pasar modern seperti supermarket," katanya.

    Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura optimistis dengan adanya pendampingan secara berkelanjutan dan penyerahan bantuan rumah produksi olahan pangan lokal bisa naik kelas dari dapur rumah tangga menjadi produk unggulan yang mendongkrak ekonomi keluarga, kampung hingga perekonomian daerah.

    Pewarta : Ardiles Leloltery
    Editor: Hendrina Dian Kandipi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-07-11 00:42:44 +0000 UTC