asiawebawards.com
  • 2026-07-11 08:34:32 +0000 UTC

    Jul 11, 2026

    Pemda DIY siapkan bantuan gerobak kopi keliling dukung promosi kopi

    Ini kami rencanakan ada 20 unit, sementara 10 unit akan kami bagikan ke tiga kabupaten, Bantul tidak masuk karena memang belum memiliki produk kopi

    Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan bantuan berupa gerobak kopi roda dua keliling atau Kopi Darling untuk mendukung promosi sekaligus pemasaran produk kopi lokal.

    Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan bantuan tersebut dikoordinasikan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY dengan total sebanyak 20 unit yang akan disalurkan kepada kabupaten penghasil kopi di DIY.

    "Ini kami rencanakan ada 20 unit, sementara 10 unit akan kami bagikan ke tiga kabupaten, Bantul tidak masuk karena memang belum memiliki produk kopi," katanya.

    Made menjelaskan penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap, yakni 10 unit pada Juli dan 10 unit lainnya pada Agustus dengan sasaran distribusi ke Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul dan Sleman.

    "Juli ini ada 10 unit, kemudian Agustus nanti ada 10 unit lagi," ujarnya.

    Menurut dia, Kopi Darling dirancang menggunakan sepeda motor yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung penyeduhan kopi sehingga dapat digunakan layaknya kedai kopi berjalan.

    Baca juga: DIY kaji akses khusus pejalan kaki dari eks Menara Kopi ke Malioboro

    Baca juga: Kementan lakukan Gerakan Tanam Kopi di lereng Merapi Sleman

    "Jadi ada grinder kopinya, pokoknya seperti peralatan yang biasa digunakan barista," katanya.

    Made berharap bantuan tersebut dapat memperkuat pemasaran produk kopi lokal sekaligus meningkatkan nilai jual, branding dan perekonomian daerah penghasil kopi di DIY.

    "Harapan kami, produk kopi lokal semakin dikenal masyarakat, nanti kopinya bisa diracik langsung dengan peralatan yang ada di sepeda motor tersebut," ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar Kopi Darling dimanfaatkan untuk mempromosikan kopi asli daerah, bukan menjual kopi instan atau kopi saset.

    "Kalau membuat kopi, gunakan produk kopi lokal, bukan kopi instan atau saset, karena kualitas kopi kita tidak kalah enak," katanya.

    Baca juga: Sleman lakukan Gerakan Tanam Kopi di lereng Merapi

    Baca juga: Pemda DIY: Gunungkidul berpotensi kembangkan wisata-komoditas unggulan

    Pewarta: Agung Dwi Prakoso
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-11 08:34:32 +0000 UTC