Orang Kaya Ternyata Tidak Borong Emas, Ini Strategi Investasi yang Justru Mereka Terapkan
Jumat, 17 Juli 2026 - 05:10 WIB
VIVA – Investasi emas masih menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, inflasi, hingga gejolak pasar keuangan, logam mulia ini kerap dipandang sebagai aset yang mampu mempertahankan daya beli dibandingkan uang tunai.
Baca Juga
Menariknya, investasi emas bukan hanya dilakukan oleh masyarakat umum. Banyak orang kaya, termasuk miliarder, family office, hingga investor institusi di berbagai negara juga memasukkan emas ke dalam portofolio mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, cara mereka berinvestasi emas ternyata tidak sekadar membeli sebanyak mungkin lalu menyimpannya. Ada strategi tertentu yang membuat emas berfungsi sebagai pelindung kekayaan, bukan satu satunya sumber keuntungan.
Baca Juga
Melansir dari Investopedia, berikut beberapa cara orang kaya investasi emas.
1. Menjadikan emas sebagai pelindung kekayaan, bukan investasi utama
Baca Juga
Kesalahan yang sering dilakukan investor pemula adalah menganggap seluruh dana sebaiknya dialihkan ke emas saat kondisi ekonomi tidak menentu. Padahal, orang kaya justru melakukan hal sebaliknya.
Banyak investor dengan kekayaan besar hanya mengalokasikan sebagian kecil aset mereka ke emas. Tujuannya bukan mengejar keuntungan tinggi, melainkan melindungi nilai kekayaan ketika pasar saham, obligasi, atau aset lain sedang bergejolak.
Lewat strategi ini, portofolio menjadi lebih seimbang karena risiko tidak bertumpu pada satu jenis aset saja.
2. Tetap melakukan diversifikasi investasi
Orang kaya memahami bahwa tidak ada instrumen investasi yang selalu memberikan keuntungan setiap saat. Karena itu, emas hanya menjadi salah satu bagian dari portofolio.
Selain emas, mereka juga memiliki investasi di saham, obligasi, properti, bisnis, hingga aset alternatif lainnya. Diversifikasi membantu mengurangi risiko ketika salah satu aset mengalami penurunan nilai.
Dengan kata lain, emas berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti seluruh investasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Membeli emas secara bertahap
Alih-alih menunggu harga emas turun drastis, banyak investor memilih membeli secara bertahap atau berkala. Strategi ini membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak sekaligus membuat harga rata rata pembelian menjadi lebih stabil dalam jangka panjang. Cara tersebut juga lebih realistis diterapkan oleh investor individu karena tidak perlu menunggu momen yang sulit diprediksi.
Halaman Selanjutnya
4. Berinvestasi untuk jangka panjang