asiawebawards.com
  • 2026-07-14 09:25:00 +0000 UTC

    Jul 14, 2026

    Mobil Listrik Jaecoo J5 Juara 1-Laku Keras 3.041 Unit, Ini Pemicunya

    Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pada Juni 2026. Distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, dengan Jaecoo J5 masih mempertahankan posisinya sebagai model terlaris di pasar domestik.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil listrik mencapai 12.653 unit pada Juni 2026. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 9.290 unit.

    Secara kumulatif, penjualan mobil listrik sepanjang Januari-Juni 2026 telah mencapai 69.739 unit atau berkontribusi sekitar 16% terhadap total penjualan mobil nasional pada semester pertama tahun ini. Angka tersebut sekaligus menegaskan bahwa segmen kendaraan listrik murni masih menjadi kontributor terbesar dibandingkan kendaraan elektrifikasi lainnya.

    Pada Juni, penjualan mobil hybrid tercatat sebanyak 8.215 unit, sedangkan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencapai 2.402 unit.

    Di tengah meningkatnya permintaan, Jaecoo J5 kembali menjadi bintang pasar. SUV listrik tersebut mencatat distribusi sebanyak 3.041 unit, naik dibandingkan Mei yang mencapai 2.943 unit. Pencapaian itu membuat Jaecoo J5 tetap berada di puncak daftar mobil listrik terlaris di Indonesia.

    Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama menyebut karena konsumen melihat J5 merupakan EV SUV, termasuk efisiensi biaya hariannya. Baterai Jaecoo J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 461 km (NEDC), dengan ground clearance 200 mm.

    "Sebagai gambaran, jika satu hari kita rata-rata berkendara jarak 50 KM, biaya operasional Jaecoo J5 EV, pengisian daya harian hanya sekitar Rp9.600, atau rata-rata Rp290.000 per bulan," kata Ilham kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/7/2026).

    Persaingan mulai memanas setelah BYD kembali menempatkan produknya di jajaran atas. BYD Atto 1 menjadi model terlaris kedua dengan distribusi 2.249 unit. Secara keseluruhan, BYD mendistribusikan 3.439 unit mobil listrik pada Juni melalui sejumlah model, mulai dari Seal, Atto 3, Dolphin, M6, Sealion 7, E6, hingga Atto 1.

    Meski demikian, capaian tersebut belum mampu menggeser dominasi Jaecoo J5 yang masih unggul sebagai model tunggal dengan penjualan tertinggi.

    Posisi ketiga ditempati Geely EX2 dengan penjualan 1.618 unit. Jika digabungkan dengan EX5 yang mencatatkan 348 unit, Geely membukukan distribusi hampir 2.000 unit sepanjang Juni.

    BYD M6 menyusul di posisi keempat dengan 827 unit, sedangkan Wuling Eksion EV berada di urutan kelima setelah mencatatkan distribusi 539 unit.

    Di segmen premium, Denza D9 membukukan penjualan 464 unit dan berada di atas MG S5 yang mencatatkan 449 unit. Geely EX5 mengisi posisi kedelapan dengan 348 unit.

    Sementara itu, VinFast menempatkan dua modelnya di daftar 10 besar. VF3 terjual 262 unit dan VF5 sebanyak 225 unit.

    Daftar 10 mobil listrik terlaris di RI pada Juni 2026:

    1. Jaecoo J5: 3.041 unit
    2. BYD Atto 1: 2.249 unit
    3. Geely EX2: 1.618 unit
    4. BYD M6: 827 unit
    5. Wuling Eksion EV: 539 unit
    6. Denza D9: 464 unit
    7. MG S5: 449 unit
    8. Geely EX5: 348 unit
    9. VinFast VF3: 262 unit
    10. VinFast VF5: 225 unit.

    Daftar 10 mobil listrik terlaris di RI pada Mei 2026:

    1. Jaecoo J5: 2.943 unit
    2. Geely EX2: 1.395 unit
    3. Wuling Eksion: 535 unit
    4. MG S5 EV: 354 unit
    5. Geely EX5: 292 unit
    6. BYD Sealion: 7 258 unit
    7. VinFast VF3: 250 unit
    8. Chery iCar 03 + J6T: 237 unit
    9. Xpeng G6: 232 unit
    10. Denza D9: 210 unit.

    JAECOO Indonesia memperkenalkan JAECOO J5 EV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)JAECOO Indonesia memperkenalkan JAECOO J5 EV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: JAECOO Indonesia memperkenalkan JAECOO J5 EV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

    (dce)

    Add

    as a preferred
    source on Google

    [Gambas:Video CNBC]

    2026-07-14 09:25:00 +0000 UTC