asiawebawards.com
  • 2026-07-16 22:04:22 +0000 UTC

    Jul 16, 2026

    Ketum KONI: Sumba berpotensi jadi pusat olahraga berkuda nasional

    Ketum KONI: Sumba berpotensi jadi pusat olahraga berkuda nasional

    Jumat, 17 Juli 2026 05:04 WIB

    Image Print

    Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena dan sejumlah pihak terkai berpose bersama usai meninjau lokasi pacuan kuda di Sumba Barat Daya. ANTARA/Ho-Pemprov NTT

    Kupang (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menilai Pulau Sumba memiliki potensi besar menjadi pusat olahraga berkuda nasional karena tradisi berkuda telah menyatu dengan budaya masyarakat setempat.

    “Saya sangat senang bisa hadir di Sumba, di mana olahraga berkuda sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat,” katanya saat berkunjung ke Sumba Barat Daya, NTT, Kamis..

    Hal ini disampaikan saat meninjau Arena Pacuan Kuda Omba Calo di Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 setelah pemerintah menetapkan Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah melalui Surat Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI tertanggal 23 Juni 2026.

    Peninjauan itu dilakukan bersama dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dan para pejabat terkait.

    Dia mengatakan sejak kecil anak-anak di Sumba Barat Daya sudah terbiasa menunggang kuda, sehingga potensi itu harus dikelola menjadi kekuatan olahraga sekaligus daya tarik pariwisata,

    Arena seluas 21 hektare tersebut dipersiapkan menjadi venue cabang olahraga pacuan kuda.

    Menurut dia, pengembangan arena pacuan kuda tidak hanya mendukung pelaksanaan PON, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi daerah melalui pembinaan atlet, peningkatan kualitas peternakan kuda lokal, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

    Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Triwatty Marciano mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas olahraga yang akan dibangun.

    "Kalau fasilitas ini sudah selesai dibangun, mari kita jaga dan rawat bersama. Ini adalah aset daerah sekaligus kebanggaan masyarakat Sumba yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya.

    Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen mempersiapkan penyelenggaraan PON secara menyeluruh.

    "Persiapan tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana olahraga, tetapi juga pada pembinaan atlet, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata yang dapat tumbuh melalui penyelenggaraan PON," kata Melki.

    Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, KONI, PORDASI, dan seluruh pemangku kepentingan akan menghadirkan penyelenggaraan PON XXII yang berkualitas sekaligus meninggalkan warisan bagi pembangunan olahraga, ekonomi, dan pariwisata di NTT.

    Pewarta : Kornelis Kaha
    Editor: Anwar Maga
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-16 22:04:22 +0000 UTC