Jakarta -

Honda akan kembali menggunakan livery dengan sentuhan Red Bull di MotoGP 2027. Kerja sama Honda Racing Corporation (HRC) dengan merek minuman energi tersebut resmi berlanjut setelah sempat berpisah sejak akhir 2024. Ini penampakan motor MotoGP Honda tahun depan.

Kesepakatan ini membuat logo dua banteng merah dengan matahari kembali menghiasi motor tim pabrikan Honda. Logo Red Bull terpampang di bagian fairing dan spatbor depan motor, serta di garasi dan seragam para pebalap.

Kembalinya Red Bull ke Honda membuat tampilan motor pabrikan Jepang itu berpotensi memiliki kemiripan dengan KTM. Sebab, Red Bull juga menjadi salah satu sponsor utama KTM di MotoGP, dengan identitas visual yang melekat pada motor balap mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Honda dan Red Bull sebenarnya bukan kali pertama bekerja sama. Kolaborasi keduanya telah dimulai sejak 2015, sebelum berakhir pada penghujung 2024. Usai menjalani musim terpisah, kedua pihak kini kembali menjalin kemitraan jangka panjang. Meski begitu, durasi pasti kerja sama terbaru ini belum diumumkan.

Red Bull jadi sponsor HondaRed Bull jadi sponsor Honda Foto: Dok. HRC

Kembalinya Red Bull juga berdampak pada Fabio Quartararo. Rider Prancis yang akan memperkuat Honda itu harus mengakhiri kemitraannya dengan Monster Energy, merek minuman energi pesaing yang telah lama menjadi sponsornya selama di Yamaha.

Presiden HRC Koji Watanabe menyambut positif kelanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, Honda dan Red Bull telah memiliki hubungan yang kuat di berbagai disiplin balap motor.

"Honda HRC dan Red Bull adalah dua perusahaan yang saling mengenal dengan baik di berbagai disiplin balap motor, dan saya senang dapat melanjutkan kolaborasi kami di MotoGP," kata Watanabe.

Ia menilai kemitraan ini menjadi modal penting bagi Honda dalam menyambut era baru MotoGP pada 2027, ketika regulasi teknis berubah dan kapasitas mesin motor turun menjadi 850 cc.

"Saat kami bersiap menghadapi fase baru Kejuaraan Dunia MotoGP dengan motor 850 cc, sangat penting bagi kami untuk bisa mengandalkan mitra yang memiliki tujuan dan ambisi yang sama dengan kami," ujarnya.

Manajer tim Honda Alberto Puig juga menyebut kerja sama dengan Red Bull memiliki dasar yang kuat. Kedua perusahaan sama-sama terlibat dalam berbagai kejuaraan balap motor dunia dan memiliki ambisi untuk meraih kemenangan.

"Saat MotoGP bersiap memasuki era baru dengan motor baru, peraturan baru, dan tujuan baru seperti Kejuaraan Dunia, kami memperbarui kerja sama kami dengan Red Bull," kata Puig.

Ia menegaskan, kedua pihak memiliki target tinggi dalam kolaborasi tersebut. "Saya tahu bahwa tidak ada satu pun pihak yang akan puas dengan hasil selain kemenangan, dan justru karena itulah kita harus berupaya agar kombinasi ini kembali menjadi tolok ukur," tukas dia.

(lua/din)