Kemenkes RI pastikan penanganan 11 penyakit berat RSUD Papua Pegunungan
Kemenkes RI pastikan penanganan 11 penyakit berat RSUD Papua Pegunungan
Senin, 13 Juli 2026 11:22 WIB
Koordinator RS Pengampu Nasional dr Eniarti memberikan arahan pada kunjungannya ke Papua Pegunungan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya belum lama ini untuk memperkuat kerjama pelayanan kesehatan di daerah tersebut.ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Koordinator Rumah Sakit (RS) Pengampu Nasional memastikan penanganan 11 penyakit berat di rumah sakit umum daerah atau RSUD wilayah Papua Pegunungan, berjalan baik.
Koordinator Rumah Sakit Pengampu Nasional dr Eniarti dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin mengatakan kerja sama dengan pemerintah daerah provinsi dan delapan kabupaten di Papua Pegunungan merupakan bagian dari implementasi program pengampuan layanan prioritas nasional dalam rangka transformasi sistem kesehatan yaitu pilar kedua penguatan layanan rujukan di seluruh Indonesia.
"11 layanan prioritas kesehatan di antaranya kanker, jantung, strok, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak (KIA), respirasi dan tuberkolosis, penyakit inveksi emerging (PIE), kesehatan jiwa, diabetes meletus, gastrohepatologi dan mata yang nantinya dapat di layani di RSUD Papua Pegunungan,” katanya yang juga sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi forum koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan rumah sakit koordinator pengampu nasional dan regional, rumah sakit jejaring serta pemangku kepentingan untuk memperkuat layanan prioritas yang berkualitas, merata dan berkesinambungan.
“Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia salah satunya di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan melalui kegiatan ini akan dilakukan kolaborasi program pengampuan untuk 11 layanan kesehatan prioritas.
“Kami berharap dengan adanya kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Kemenkes RI, rumah sakit koordinator pengampu nasional dan rumah sakit daerah maka pelayanan kesehatan akan lebih optimal kepada masyarakat Papua Pegunungan,” katanya.
Dia menambahkan forum ini menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), tata Kelola layanan, sistem rujukan dan pemenuhan sarana prasana layanan prioritas di daerah.
“Kemenkes RI melalui Direkrorat Jenderal Kesehatan Lanjutan dan Direktorat Pelayanan Klinis sebagai penanggung jawab penguatan layanan rujukan prioritas nasional akan terus mendorong pelayana kesehatan lebih optimal di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Rumah Sakit Koordinator Pengampu Nasional yaitu RS Kanker Dharmis, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Otak Nasional Mahar Mardjono, RS Cipto Mangunkusumo, RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi Dr Sulianti Saroso, RS Marzoeki Mahdi, RS Mata Cicendo,.
Sementara Rumah Sakit Pengampu Regional yaitu RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, RS Sarditjo Yogyakarta, RS Umum Daerah DR Soetomo Surabaya, RS Mata Bali Mandara, RS umum daerah Jayapura
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026