asiawebawards.com
  • 2026-07-13 09:39:49 +0000 UTC

    Jul 13, 2026

    Kemenag minta orang tua santri laporkan jika terjadi tindak kekerasan - ANTARA News Bangka Belitung

    Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama meminta orang tua, santri, maupun masyarakat untuk melaporkan dugaan tindakan kekerasan apabila terjadi di lingkungan pendidikan keagamaan seperti di pesantren dan madrasah.

    Tidak boleh ada satu pun anak yang mengalami kekerasan di tempat mereka belajar, mengaji, dan mengenal Tuhan. Ruang aman bagi anak adalah hak yang harus dijamin oleh semua pihak, ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Senin.

    Salah satu ruang pengaduan itu melalui kanal Aplikasi Manajemen Aduan Antikekerasan (AMAN) yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA). Masyarakat bisa mengadukan lewat laman https://ruangaman.cloud/.

    Menag mengatakan hadirnya aplikasi AMAN menjadi langkah konkret Kementerian Agama dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah.

    Melalui aplikasi tersebut, santri, siswa, orang tua, maupun masyarakat dapat menyampaikan laporan dugaan kekerasan secara lebih mudah, cepat, dan terarah.

    Menurut Nasaruddin, perlindungan anak bukan agenda baru bagi pendidikan Islam, melainkan bagian dari nilai dasar ajaran agama yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia dan kasih sayang.

    Karena itu, kata dia, Kementerian Agama terus memperkuat berbagai upaya pencegahan melalui penguatan regulasi, budaya pengasuhan berbasis cinta, peningkatan kapasitas pendidik, penyediaan layanan pengaduan, hingga kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

    Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menjelaskan aplikasi AMAN dirancang untuk mendukung penanganan kasus kekerasan secara lebih cepat dan terukur.

    Melalui aplikasi ini, laporan dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan mekanisme yang lebih jelas. Tujuannya agar setiap anak mendapatkan perlindungan yang optimal dan tidak takut melaporkan ketika mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan, ujar Amien.

    Sebelumnya, Pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) di Satuan Pendidikan Keagamaan, bertempat di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Jawa Barat pada Minggu.

    Peluncuran ini menjadi tonggak awal implementasi Gernas RANA di satuan pendidikan keagamaan dan akan terus dikumandangkan ke berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

    Pewarta: Asep Firmansyah
    Uploader : Rustam Effendi

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-13 09:39:49 +0000 UTC