asiawebawards.com
  • 2026-07-13 04:30:00 +0000 UTC

    Jul 13, 2026

    Kekeringan Meteorologis Meluas, BMKG Minta Warga Hemat Gunakan Air

    Bagikan:

    MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) menghemat penggunaan air bersih untuk mengantisipasi dampak kekeringan meteorologis yang semakin meluas seiring berlangsungnya musim kemarau.

    Berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah yang masuk kategori waspada akibat hari tanpa hujan yang berkepanjangan terus bertambah sehingga masyarakat diminta menggunakan air secara bijak guna mengantisipasi potensi krisis air bersih.

    "Wilayah yang masuk level waspada akibat hari tanpa hujan yang panjang kian meluas. Kami harap masyarakat dapat menggunakan air secara bijak untuk mengantisipasi krisis air bersih," ujar prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Cakra Mahasurya dilansir dari Antara, Senin 13 Juli.

    BMKG menetapkan status waspada kekeringan meteorologis di 10 kecamatan yang tersebar di enam kabupaten, yakni Kecamatan Gerung dan Lembar di Kabupaten Lombok Barat, Kecamatan Praya Barat dan Pujut di Kabupaten Lombok Tengah, Kecamatan Jerowaru di Kabupaten Lombok Timur, Kecamatan Lenangguar dan Moyohulu di Kabupaten Sumbawa, Kecamatan Dompu di Kabupaten Dompu, serta Kecamatan Soromandi dan Tambora di Kabupaten Bima.

    Hasil pemantauan curah hujan pada dasarian I Juli 2026 menunjukkan sebagian besar wilayah NTB hanya menerima curah hujan 0-10 milimeter per dasarian. Curah hujan tertinggi tercatat sebesar 5 milimeter per dasarian di Pos Hujan Lambu, Kabupaten Bima.

    Sementara itu, durasi hari tanpa hujan bervariasi dari kategori sangat pendek hingga sangat panjang. Rekor terpanjang mencapai 53 hari yang tercatat di Pos Hujan Belo dan Pos Hujan Bolo, Kabupaten Bima.

    Cakra menjelaskan seluruh wilayah NTB kini telah memasuki musim kemarau yang diperkuat oleh fenomena El Nino.

    Berdasarkan hasil pemantauan, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) masih berada pada kategori netral dengan indeks minus 0,36, tetapi diperkirakan bergerak menuju fase positif pada Agustus-Desember 2026.

    BACA JUGA:


    Sementara itu, anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino3.4 menunjukkan El Nino-Southern Oscillation (ENSO) berada pada kategori El Nino dengan indeks +1,69 dan diprediksi semakin menguat pada pertengahan tahun ini.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan maupun meninggalkan sumber api tanpa pengawasan guna mencegah kebakaran hutan, lahan, dan permukiman.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    2026-07-13 04:30:00 +0000 UTC