asiawebawards.com
  • 2026-08-20 10:30:06 +0000 UTC

    Aug 20, 2026

    Jual Nasi Rames Rp19 Ribu, Warung Ini Raup Omzet Rp37 Juta Sebulan

    Jakarta -

    Meski hanya menjual makanan sederhana dengan harga yang murah, siapa sangka warung makan ini memiliki omzet puluhan juta rupiah. Berikut kisahnya.

    Warung makan sederhana di kawasan desa di Gujarat, India, mampu menghasilkan omzet hampir Rp37 juta per bulan hanya dari jualan satu menu makanan saja.

    Dilansir dari Food NDTV (20/08/2026), usaha yang dikelola pasangan suami istri ini menawarkan thali vegetarian, atau nasi rames khas India, yang terdiri dari berbagai sayuran seharga 100 rupee atau sekitar Rp18.900 per porsi.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menu tersebut terdiri atas dua jenis sayuran, roti, dal (kacang-kacangan), nasi, papad (roti pipih), dan salad.

    Dengan harga terjangkau, warung ini melayani pelanggan yang makan langsung di tempat sekaligus pesanan rantang untuk pekerja dan warga sekitar.

    Jual Nasi Rames Rp19 Ribu, Warung Ini Raup Omzet Rp37 Juta SebulanJual Nasi Rames Rp19 Ribu, Warung Ini Raup Omzet Rp37 Juta Sebulan Foto: Site News

    Menurut pemilik warung, lebih dari 25 orang datang setiap hari untuk makan di tempat. Lokasinya yang berada di jalan utama menjadi salah satu alasan warung tersebut mudah didatangi.

    Selain pelanggan yang makan langsung, terdapat lebih dari 40 pesanan rantang setiap hari. Menurutnya, sebagian besar pelanggan tersebut merupakan petani dan lansia yang tinggal sendiri di sekitar desa.

    Mereka mengandalkan makanan siap santap seperti nasi rames yang masih hangat dan terjangkau tanpa harus memasak sendiri.

    Jika jumlah pelanggan makan di tempat dan pesanan rantang digabungkan, diperkirakan ada sekitar 65 porsi nasi rames atau thali yang terjual setiap hari.

    Dengan harga 100 rupee atau sekitar Rp18.884 per porsi, penjualannya mencapai sekitar 6.500 rupee atau Rp1,23 juta per hari. Dalam 30 hari, omzetnya diperkirakan hampir 195.000 rupee atau sekitar Rp36,82 juta.

    Biaya operasional warung juga relatif rendah karena seluruh proses memasak ditangani pasangan suami istri tersebut. Pemiliknya juga mempunyai lahan pertanian kecil untuk menanam sayuran sendiri sehingga dapat menekan biaya bahan makanan.

    TiffinTiffin/rantang Foto: Shutterstock/

    Salah satu pengunjung bernama Unagar, membagikan hitungan omzet warung makan ini di akun X miliknya. Ia memperkirakan usaha itu memiliki margin keuntungan setidaknya 60%.

    Namun, angka penjualan, margin keuntungan, dan perkiraan laba tersebut merupakan perhitungan Unagar berdasarkan keterangan pemilik. Jika perkiraan tersebut akurat, keuntungan bersih warung makan ini dapat mencapai lebih dari 100.000 rupee atau sekitar Rp19 juta per bulan.

    (sob/adr)

    2026-08-20 10:30:06 +0000 UTC