Jepang Terbuka: Alwi Farhan Sukses Bungkam Unggulan Prancis, Ubed Ditaklukkan Antonsen
Sementara langkah Moh Zaki Ubaidillah harus terhenti di tangan unggulan asal Denmark, Anders Antonsen.
Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Kamis (16/7) setempat, Alwi secara luar biasa mampu menumbangkan unggulan ketujuh Jepang Terbuka asal Prancis, Alex Lanier.
Sayangnya, asa untuk menciptakan all-Indonesian match di babak berikutnya sirna setelah Ubed, sapaan akrab Moh Zaki Ubaidillah, tunduk dari unggulan ketiga, Anders Antonsen.
Alwi Farhan Bungkam Keraguan dan Sukses Bounce Back
Penampilan bermental baja dipertontonkan Alwi Farhan saat bersua tunggal putra Prancis, Alex Lanier.
Sempat tertekan dan kalah telak di gim pertama, Alwi mampu membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan rubber game dengan skor akhir 9-21, 21-14, dan 21-16.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Alwi. Pasalnya, dalam beberapa pertemuan terakhir, ia selalu dipaksa mengakui ketangguhan Lanier hingga memunculkan nada-nada keraguan di atas lapangan.
https://www.akurat.co/badminton/873866/jepang-terbuka-tunggal-putra-putri-indonesia-bersinar-putri-kw-dominan-dan-ubed-menang-dramatis
"Pastinya saya tidak mau mengulang apa yang sudah menjadi kesalahan beberapa pertemuan terakhir," kata Alwi.
"Saya selalu keluar lapangan dengan kepala tertunduk, tapi hari ini saya memastikan apa pun hasilnya saya akan keluar lapangan dengan tegak. Tidak ada yang saya sesali."
Alwi menampik anggapan bahwa dirinya sengaja melepas gim pertama untuk membaca strategi lawan.
Menurutnya, ia murni terlambat panas sebelum akhirnya mampu menguasai emosi dan bangkit di dua gim berikutnya.
"Permainan saya tidak keluar di gim pertama. Beberapa kali angkatan bola saya keluar dan itu membuat saya kesal sendiri. Tapi alhamdulillah saya bisa fokus kembali di gim kedua dan ketiga," kata Alwi mengomentari set pembuka.
"Kemenangan yang penting karena dari beberapa pertemuan terakhir saya selalu kalah dan orang mulai meremehkan, tapi saya membuktikan saya bisa bounce back dengan baik."
Ubed Petik Pelajaran Penting dari Kematangan Anders Antonsen
Sementara itu, langkah Moh Zaki Ubaidillah harus terhenti di babak kedua. Melakoni debutnya di turnamen level Super 750, Ubed dipaksa mengakui keunggulan bintang Denmark, Anders Antonsen, dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 19-21.
Ubed mengakui bahwa dirinya kalah kelas secara pengalaman dan kematangan bermain. Meski sempat memberikan perlawanan sengit dan menempel ketat perolehan poin di gim kedua, ia harus menyerah setelah Antonsen mampu mengantisipasi taktiknya di poin-poin krusial.
"Di gim pertama tadi masih cukup kebingungan, masih tertekan dengan temponya dia," kata Ubed.
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah aka Ubed, saat beraksi menghadapi Anders Antonsen di babak 16 besar Jepang Terbuka 2026 di Tokyo, Jepang, Kamis (16/7/2026). PBSI
"Di gim kedua pelan-pelan saya sudah mulai tahu cara mainnya dan bola-bolanya dia sudah saya jaga juga. Tapi di akhir-akhir, saya terpancing dengan permainan depannya dan dia sudah bisa antisipasi permainan saya."
Kendati gagal melangkah lebih jauh, Ubed mengaku mendapat banyak pelajaran berharga dari cara bermain sang unggulan ketiga tersebut.
Kini, ia tengah bersiap sembari berharap bisa menembus daftar utama pada turnamen berikutnya pekan depan.
"Saya banyak belajar bagaimana dia sangat rapi dan tidak mau mudah mati sendiri. Cukup senang bisa menang di babak pertama kemarin, debut di Super 750, tapi secara hasil tentunya belum puas," kata Ubed menuntaskan.