asiawebawards.com
  • 2026-07-14 13:21:35 +0000 UTC

    Jul 14, 2026

    Jejak Kontroversi Gus Miftah: Klaim Keturunan Kiai, Hina Penjual Es Teh hingga Kini Terseret Dugaan Korupsi

    Selasa, 14 Juli 2026 - 20:21 WIB

    VIVA – Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, namanya muncul dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

    Baca Juga

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami fakta persidangan yang menyebut adanya dugaan penerimaan uang sebesar Rp100 juta oleh Gus Miftah yang diduga berkaitan dengan proyek tersebut.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dugaan itu mencuat dalam sidang perkara suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang.

    Baca Juga

    Gus Miftah di Ponpes Ora Aji

    Photo :

    • VIVA.co.id/Cahyo Edi (Yogyakarta)

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan setiap fakta yang terungkap di persidangan akan dianalisis lebih lanjut.

    Baca Juga

    "Akan didalami lebih lanjut, karena setiap fakta persidangan pasti akan dianalisis oleh JPU," ujar Budi Prasetyo, Selasa (14/7/2026).

    Menurutnya, keterangan para saksi akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan ada atau tidaknya pengembangan perkara.

    Selain itu, KPK juga akan mengonfirmasi tujuan dari pemberian uang tersebut.

    "Tentunya itu juga untuk menerangkan aliran uang berkaitan dengan proyek-proyek pengadaan di DJKA ini tidak berhenti di pelaku utama, tetapi juga ada dugaan mengalir kepada pihak-pihak lain," tandasnya.

    Nama Gus Miftah sendiri disebut oleh mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Jalur Ganda Solo-Semarang Segmen 6 (JGSS 6), Dheki Martin, saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Semarang.

    Dalam persidangan, jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang memuat dugaan adanya pemberian uang sebesar Rp100 juta kepada Gus Miftah.

    Hingga berita ini ditulis, Gus Miftah belum memberikan tanggapan resmi terkait fakta yang terungkap di persidangan tersebut.

    Di luar perkara yang kini sedang menjadi perhatian publik, Gus Miftah juga beberapa kali menuai kontroversi sepanjang kariernya sebagai pendakwah.

    • Klaim Sebagai Keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari

    Salah satu kontroversi yang sempat ramai diperbincangkan adalah ketika Gus Miftah mengaku sebagai keturunan ke-9 dari ulama besar Ponorogo, Kiai Ageng Muhammad Besari.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dalam sebuah ceramah yang videonya viral di media sosial, ia mengatakan:

    "Kebetulan kiai, saya keturunan ke-9 dari Mbah Muhammad Besari."

    Halaman Selanjutnya

    Pernyataan tersebut memicu polemik karena sejumlah keluarga besar Kiai Ageng Muhammad Besari di Ponorogo membantah klaim tersebut.

    2026-07-14 13:21:35 +0000 UTC