Jakarta -
Mie dinikmati dengan cara khusus dalam budaya kuliner China. Salah satu aturannya, mie tidak boleh dipotek sebelum dimasak. Kenapa ya?
Di China, mie bukan sekadar makanan pokok biasa. Mie adalah lambang harapan dan doa untuk umur panjang, kemakmuran, dan keberuntungan.
Oleh karena itu, mematahkannya menjadi dua sebelum dimasak dianggap sebagai tindakan yang pamali atau kurang beruntung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepercayaan ini khususnya dikaitkan dengan mie panjang umur atau changsou mian yang secara tradisional dimakan pada hari ulang tahun atau acara penting lainnya.
Panjangnya mie melambangkan harapan umur panjang dan kehidupan yang sehat tanpa gangguan. Mematahkannya sebelum mencapai ke dalam mangkuk dapat diartikan sebagai simbol mempersingkat umur panjang tersebut.
Untuk mengetahui alasan lebih detail kenapa budaya China melarang memotong mie sebelum dimasak, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari Times of India (20/8).
1. Semakin panjang mie, semakin panjang umurnya
Panjang mie melambangkan harapan semakin panjang umur seseorang. Foto: Getty Images/OrraweeT
Secara tradisional, mie panjang umur disajikan sebagai satu untaian yang sangat panjang. Mie tidak dipotong menjadi potongan lebih pendek.
Saat makan malam di perayaan ulang tahun, orang yang memakannya dianjurkan memasukkan mie ke dalam mulut tanpa menggigitnya.
Ini mungkin terdengar hanya sebagai sebuah simbolis, tetapi memiliki arti kuat di baliknya. Memotong atau mematahkan mie dianggap membawa sial, terutama ketika mie disajikan sebagai bagian dari makan malam ulang tahun atau perayaan.
2. Tradisi mie panjang umur
Dalam budaya China, ada juga tradisi mie panjang umur dalam perayaan khusus atau ulang tahun. Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Tradisi ulang tahun dalam budaya China memberikan arti penting. Tak heran jika mie ulang tahun membawa makna keberuntungan.
Mie panjang umur dianggap menjadi semacam berkah yang dapat dimakan. Makan mie yang panjang artinya seseorang menerima harapan untuk umur panjang karena panjangnya helai mie melambangkan rentang usia dan kelangsungan hidup seseorang.
3. Makna makanan dalam budaya China
Budaya kuliner di China penuh dengan simbol dan makna. Misalnya ikan, yang dikaitkan dengan kelimpahan. Sedangkan pangsit dianggap bisa membangkitkan kekayaan karena kemiripannya dengan batang emas dan perak China kuno.
Ada juga kue beras ketan yang dikaitkan dengan keberuntungan dan kemajuan yang terus meningkat. Prinsip simbolis ini juga berlaku untuk mie. Bentuk, suara, warna, bahkan penyajian makanan bisa memiliki pesan tertentu dalam budaya China.
4. Jadi, apakah tidak boleh mematahkan mie di budaya China?
Sebenarnya tidak ada aturan tertulis yang melarang seseorang untuk tidak mematahkan mie. Jika kamu membuat mie di rumah dan mematahkannya sebelum dimasak, hal itu juga boleh saja dilakukan karena bukanlah pantangan yang berlaku universal.
Bahkan, banyak masyarakat China mengonsumsi berbagai jenis mie di kehidupan sehari-hari dengan penyajian yang variatif.
Kepercayaan takhayul ini menjadi jauh lebih relevan ketika mie panjang umur disajikan terutama selama perayaan ulang tahun.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)