asiawebawards.com
  • 2026-07-17 10:45:17 +0000 UTC

    Jul 17, 2026

    Gubernur Papua Tengah sebut sekolah perlu seimbangkan akademik dan karakter

    Nabire (ANTARA) - Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyatakan sekolah perlu memberikan perhatian yang seimbang terhadap kemampuan akademik dan pembentukan karakter pelajar, termasuk pengembangan seni budaya dan keterampilan, guna menyiapkan generasi muda yang memiliki daya saing.

    “Di tengah pesatnya perkembangan zaman saat ini, sekolah tidak hanya fokus kepada kemampuan akademik siswa saja, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan pelajar,” kata Meki pada sambutan penutupan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 di Nabire, Sabtu.

    Ia mengatakan, pelajar Papua Tengah harus dipersiapkan menjadi generasi yang cerdas, disiplin, percaya diri, menghargai budaya, serta mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri.

    Pemprov Papua Tengah terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kreativitas, bakat, dan potensi peserta didik di seluruh daerah.

    "Langkah Disdikbud Papua Tengah yang menyelenggarakan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar adalah langkah nyata agar pelajar dapat mengekspresikan kreativitas, seni, budaya, dan inovasi sekaligus membangun karakter," ujarnya.

    Melalui kegiatan tersebut, para pelajar dapat belajar menampilkan kemampuan, menghargai proses, membangun disiplin, serta membangun kerja sama.

    Ia meminta Disdikbud Papua Tengah tidak menjadikan festival tersebut sekadar kegiatan seremonial saja, tetapi juga menindaklanjuti dengan pembinaan minat dan bakat secara berkelanjutan.

    Selain itu, upaya meningkatkan kualitas generasi muda juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, tokoh masyarakat, dan para pelajar agar pembinaan dapat berjalan optimal.

    "Perlu ada tindak lanjut melalui pembinaan minat dan bakat pelajar, pendataan potensi peserta, dokumentasi karya, serta ruang tampil yang terarah dan berkelanjutan," ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 Deni Tenouye mengatakan festival tersebut diikuti ratusan pelajar SMA dan SMK dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

    Menurut dia, festival mempertandingkan lomba tari kreasi, musik akustik lokal, pameran stan budaya, peragaan busana, kreasi kuliner lokal, dan lomba bertutur cerita.

    Festival tersebut sebagai upaya membangun identitas, menggali potensi kreatif, serta melestarikan nilai-nilai budaya Papua Tengah di kalangan generasi muda.

    Pada ajang tersebut, Kabupaten Deiyai ditetapkan sebagai juara umum dan memperoleh hadiah sebesar Rp43 juta.

    2026-07-17 10:45:17 +0000 UTC