asiawebawards.com
  • 2026-07-18 15:46:00 +0000 UTC

    Jul 18, 2026

    Gubernur Papua Barat: Toleransi harus diaplikasikan dalam tindakan nyata - ANTARA News Papua Tengah

    Manokwari (ANTARA) - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan toleransi antar-umat beragama tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diaplikasikan dalam sikap dan tindakan nyata sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga ruang publik.

    Hal itu disampaikan Dominggus Mandacan saat memberikan sambutan pada acara Kopi Toleransi Vol 3 bertema "Merajut Harmoni dalam Toleransi" diselenggarakan di aula Universitas Papua (Unipa), Manokwari, Sabtu malam.

    "Toleransi bukan sekadar slogan, tapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, tempat ibadah, sampai ke ruang publik," katanya.

    Menurut dia, keberagaman suku, agama, adat istiadat dan budaya merupakan fondasi utama yang mempersatukan masyarakat di wilayah Papua Barat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga seluruh elemen berkewajiban untuk menghargai satu sama lain.

    Perbedaan keyakinan semestinya tidak menjadi sumber perpecahan ataupun penghalang dalam membangun hubungan sosial kemasyarakatan yang harmonis, tetapi ruang belajar dan memperkaya wawasan kebangsaan, terutama bagi kalangan generasi muda.

    "Papua Barat adalah tanah yang sejak dahulu dikenal dengan semangat kekeluargaan, gotong royong, dan menghormati perbedaan," kata dia.

    Dia menilai kegiatan seperti Kopi Toleransi menjadi ruang penting untuk merajut kembali nilai-nilai persaudaraan, memperkuat kerukunan umat beragama, menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah masyarakat yang plural dan tantangan perkembangan zaman.

    Pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif Wihara Buddha Prabha Manokwari, Keluarga Buddhayana Indonesia, serta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan dimaksud dengan menghadirkan para narasumber lintas agama dalam satu wadah.

    "Pemerintah daerah mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan kerukunan beragama, karena kedamaian adalah hal yang utama dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

    Acara Kopi Toleransi Vol 3 menghadirkan sejumlah narasumber lintas agama, di antaranya Ustadz Das'ad Latif dan Bante Dhirapunno Thera, dengan Ponijan Liaw sebagai pembawa acara khusus. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Unipa, Wakil Bupati Manokwari, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat di Papua Barat.

    Pewarta: Fransiskus Salu Weking
    Editor : Evarianus Supar

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-18 15:46:00 +0000 UTC