asiawebawards.com
  • 2026-07-17 17:10:00 +0000 UTC

    Jul 17, 2026

    Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC terkait Hubungannya dengan Donald Trump di Piala Dunia 2026

    Bagikan:

    JAKARTA - Sebuah pengaduan yang menuduh Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah melanggar aturan netralitas politik dalam hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah diajukan ke Komite Olimpiade Internasional (IOC).

    Organisasi nirlaba hak asasi manusia, FairSquare, mengatakan Infantino--yang menjadi anggota IOC pada 2020--telah berulang kali melanggar Piagam Olimpiade dan Kode Etik IOC--terbaru dalam penanganannya terhadap kasus striker Tim Nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun.

    Larangan satu pertandingan terhadap striker Amerika Serikat itu ditangguhkan oleh Komite Disiplin FIFA sehingga ia dapat bermain dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia.

    Hal itu menyusul panggilan telepon dari Trump kepada Infantino, di mana Presiden FIFA itu bersikeras bahwa Komite FIFA sepenuhnya independen.

    BACA JUGA:


    Kabar tentang pengaduan ini muncul setelah ESPN melaporkan bahwa puluhan anggota parlemen Eropa sedang mengumpulkan dukungan untuk meluncurkan penyelidikan terhadap Presiden FIFA di Parlemen Eropa.

    IOC menyebutkan netralitas sebagai salah satu prinsip dasar Olimpiade bagi badan olahraga seperti FIFA serta memiliki yurisdiksi atas Infantino sejak ia bergabung dengan kelompok eksklusif yang terdiri dari lebih dari 100 anggota undangan pada 2020.

    The Times juga melaporkan pertama kali bahwa Ketua Komite Disiplin FIFA, Mohammad Al Kamali, membuat keputusan penting untuk menangguhkan hukuman Balogun sendirian karena ia belum pernah menjadi satu-satunya penentu dalam kasus disiplin sebelumnya yang dipublikasikan.

    Pengaduan FairSquare kepada Komisi Etika IOC menuduh lima pelanggaran jelas terhadap aturan IOC tentang netralitas politik, bersama dengan bukti "prima facie" dari dua pelanggaran serius lainnya--termasuk penanganan kasus Balogun.

    "Gianni Infantino telah berulang kali melanggar aturan IOC tentang netralitas politik dengan menawarkan dukungan politiknya kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump."

    "Seperti yang diuraikan di bawah ini, bukti menunjukkan bahwa Infantino telah melakukan lima pelanggaran nyata terhadap aturan IOC tentang netralitas politik melalui pernyataan atau ekspresi dukungan yang jelas lainnya untuk Presiden Amerika Serikat."

    "Kami juga telah memberikan bukti awal dua pelanggaran serius lainnya, yang kami minta agar IOC selidiki. Yang pertama berkaitan dengan kemungkinan persetujuan terhadap tekanan politik dari Presiden Donald Trump untuk menghindari aturan disiplin di lapangan FIFA selama Piala Dunia 2026."

    "Yang kedua berkaitan dengan promosi situs penggemar FIFA untuk Piala Dunia 2026 oleh Infantino, yang tampaknya merupakan bagian dari kampanye pengumpulan data yang dijalankan oleh entitas yang terkait dengan Presiden Donald Trump," kata FairSquare dalam sebuah pernyataan.

    Pada Desember 2025, FairSquare mengajukan pengaduan serupa kepada Komite Etik FIFA. FairSquare mengatakan telah menerima pemberitahuan bahwa pengaduannya telah diterima, tetapi belum menerima informasi lebih lanjut.

    Sementara itu, Federasi Sepak Bola Norwegia menulis surat kepada Komite Etik FIFA bulan lalu meminta agar mempertimbangkan pengaduan FairSquare.

    Lima puluh anggota Parlemen Eropa menulis surat kepada komite yang sama pada 29 Juni 2026, mendesak komite tersebut untuk menanggapi pengaduan FairSquare.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    2026-07-17 17:10:00 +0000 UTC