DPRD DIY pastikan pembangunan gedung baru rampung akhir 2026
DPRD DIY pastikan pembangunan gedung baru rampung akhir 2026
Rabu, 15 Juli 2026 05:30 WIB
Ilustrasi - Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta di Jalan Malioboro Yogyakarta. ANTARA/HO-Sekretariat DPRD DIY
Yogyakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan proyek pembangunan gedung baru lembaga legislatif yang berada di Jalan Kenari Yogyakarta bisa segera rampung sesuai target pada akhir tahun 2026.
"Sampai minggu ini, kita masuk ke minggu ke-69 dalam progres fisik sudah berada di angka 81,7 persen, artinya proyek ini berjalan 'on the track' sesuai dengan target yang ditetapkan oleh kontrak," kata Sekretaris DPRD DIY Yudi Ismono di Yogyakarta, Selasa.
Mengacu pada dokumen kontrak kerja, proyek pembangunan gedung baru DPRD dijadwalkan berakhir pada 6 Desember 2026 yang sekaligus menjadi momen serah terima kunci, pihaknya memastikan pengerjaan fisik bangunan berjalan tepat waktu tanpa kendala berarti.
Dia mengatakan, setelah tahapan pengecekan akhir kelengkapan gedung selesai, mobilisasi pemindahan seluruh aktivitas dewan dari kawasan Malioboro ke Jalan Kenari akan dikebut pada rentang waktu Januari hingga Februari 2027.
Selain menyelamatkan aset sejarah, kata dia, pemindahan gedung wakil rakyat ini menjadi langkah nyata dalam memproteksi Sumbu Filosofi Yogyakarta, dan ke depan, tata ruang kawasan Malioboro diharapkan dapat segera dikembalikan pada nuansa budaya yang lebih kental dan asri.
Lebih lanjut, dia mengatakan, upaya menjaga kondusivitas perekonomian di jantung kota wisata juga menjadi alasan penting terhadap pemindahan gedung baru lembaga yang menjalankan fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan tersebut.
Dia mengatakan, terlebih selama bertahun-tahun, lokasi gedung DPRD yang berada tepat di pusat Malioboro itu sering menjadi titik sentral massa, yang secara tidak langsung ikut mempengaruhi aktivitas perputaran ekonomi para pedagang.
"Setiap ada konsentrasi massa, dampaknya tentu terasa pada perekonomian Malioboro. Kalau durasinya singkat mungkin tidak masalah, tapi kalau berjam-jam sampai pagi, ini yang kasihan dengan aktivitas ekonomi warga di sana," katanya.
Menurut dia, gedung baru DPRD DIY yang memiliki nilai kontrak akhir sebesar Rp307 miliar tersebut, bangunannya mengusung konsep arsitektur karakter mungguh, yang merupakan perpaduan apik antara gaya arsitektur modern, nuansa khas Yogyakarta dan sedikit sentuhan kolonial.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026