Ditjenpas Malut gelar razia insidentil di Lapas Ternate - ANTARA News Ambon, Maluku
Ternate (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara menggelar razia insidentil di blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate pada Kamis (16/7) malam guna mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari telepon seluler, pungutan liar, dan narkoba (halinar).
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara Bagus Kurniawan mengatakan razia tersebut merupakan langkah berkelanjutan untuk mencegah peredaran barang terlarang sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
"Razia ini merupakan upaya berkelanjutan dalam mewujudkan lapas yang aman, tertib, serta bebas dari peredaran narkoba dan barang-barang terlarang. Sinergi seluruh jajaran menjadi kunci dalam menjaga integritas menuju lapas yang bersih dari halinar," katanya.
Razia yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIT itu diawali dengan apel siaga yang dipimpin langsung oleh Bagus untuk memastikan kesiapan seluruh personel sebelum penggeledahan dilakukan.
Petugas kemudian memeriksa sejumlah blok hunian, meliputi Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok Narkoba.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan, antara lain pisau, kabel, toples obat, baterai jam, gergaji kecil, besi, paku, sendok, ikat pinggang, korek api, dan penjepit berbahan "stainless".
Menurut Bagus, petugas tidak menemukan telepon seluler, narkoba, maupun barang terlarang lainnya selama pelaksanaan razia.
Bagus mengapresiasi jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku Utara dan Lapas Kelas IIA Ternate yang melaksanakan razia secara insidentil, tertib, dan sesuai prosedur.
Ia menegaskan seluruh barang hasil temuan akan dimusnahkan sesuai ketentuan sebagai langkah preventif untuk menjaga kondusivitas lingkungan pemasyarakatan.
Pewarta: L007
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.