Disebut Sebagai Agen CIA Palsu, Hashim Djojohadikusumo Buka Suara
Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WIB
Jakarta, VIVA – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengklarifikasi perihal pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan seorang penipu berkedok agen CIA, bernama Gaurav Srivastava.
Baca Juga
"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar, kami menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan fakta serta memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang diberitakan," kata Juru Bicara Hashim, Ariseno Ridhwan dalam keterangannya, dikutip Senin, 13 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menjelaskan, pada 7 Desember 2020, Menteri Pertahanan saat itu Prabowo Subianto menjamu Menteri Pertahanan Amerika Serikat saat itu Christopher C. Miller dalam jamuan makan malam di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta.
Baca Juga
"Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Menteri Pertahanan Amerika Serikat ke Indonesia. Bapak Hashim S. Djojohadikusumo turut hadir dalam jamuan tersebut," katanya.
Delegasi Amerika Serikat saat itu terdiri atas sejumlah pejabat senior, antara lain Kash Patel yang ketika itu menjabat Kepala Staf Menteri Pertahanan Amerika Serikat dan kini Direktur FBI, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim, Military Assistant General Brian Fenton, Director of the Defense Security Cooperation Agency Heidi Grant, Gaurav Srivastava, serta hampir 30 anggota delegasi dan pendamping lainnya.
Baca Juga
Dalam rangkaian agenda tersebut juga berlangsung pertemuan terbatas antara Prabowo Subianto dan Christopher C. Miller.
"Gaurav Srivastava turut hadir sebagai bagian dari delegasi Amerika Serikat dalam pertemuan terbatas tersebut," kata Ariseno.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan klarifikasi itu disampaikan agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang diberitakan dan tidak menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang parsial.
"Kami berharap klarifikasi ini dapat menjadi pelengkap informasi bagi publik sehingga peristiwa tersebut dipahami secara utuh berdasarkan fakta yang sebenarnya," kata Ariseno. (Ant)
Astra SATU Indonesia Cari Agen Perubahan dari Indonesia Timur
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, besarnya jumlah generasi muda di Sulawesi Selatan menjadi modal untuk menghadirkan berbagai inovasi.
VIVA.co.id
25 Juni 2026