Jakarta -
Espresso bisa diminum langsung atau dipadukan dengan susu, menghasilkan minuman kopi lain. Selain enak, espresso juga menawarkan manfaat sehat ini
Espresso merupakan kopi pekat yang dibuat dengan cara mengalirkan air bersuhu tinggi melewati bubuk kopi yang digiling halus menggunakan mesin bertekanan tinggi. Cara tersebut menghasilkan cairan kental dengan lapisan busa cokelat keemasan di atasnya yang disebut crema.
Espresso bisa diminum langsung maupun dijadikan fondasi untuk berbagai variasi minuman kopi populer, seperti latte, cappuccino, americano, hingga macchiato.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik kelezatannya, minum espresso menawarkan manfaat sehat. Penelitian secara konsisten seperti yang disebutkan situs espressocoffeeshopusa.com menunjukkan bahwa konsumsi espresso dalam jumlah sedang sangat cocok dengan rutinitas sehat bagi kebanyakan orang dewasa.
Minuman ini menawarkan senyawa antioksidan, dukungan kognitif, dan manfaat metabolisme tanpa risiko terkait dengan asupan berlebihan.
Dilansir dari espressocoffeeshopusa.com (14/07), berikut manfaat minum espresso.
1. Manfaat espresso menurut penelitian
Penelitian menunjukkan banyak manfaat yang bisa didapat dari minum espresso dalam jumlah moderat. Foto: Getty Images/NataliaDeriabina
Dalam penelitian yang ditinjau oleh para ahli dalam situs ini terbagi menjadi beberapa kategori konsisten. Pertama, dilihat dari kandungan antioksidan. Kopi termasuk espresso adalah salah satu sumber asam klorogenik yang paling signifikan dalam sebagian besar diet Barat. Polifenol di dalamnya juga membantu mengelola stress oksidatif pada tingkat sel dan telah dipelajari kaitannya dengan penurunan peradangan.
Kedua, efek kinerja kognitif dan fisik. Kafein dalam dosis sedang dapat meningkatkan kinerja alami. Minum espresso dikaitkan dengan meningkatkan fokus dan kewaspadaan yang lebih terukur, waktu reaksi lebih cepat, dan kinerja memori lebih baik. Hal ini juga yang menjadi penyebab beberapa atlet sering mengonsumsi kafein sebelum olahraga.
Ketiga adalah efeknya terhadap metabolik. Konsumsi kopi secara teratur dalam jumlah sedang telah dikaitkan dalam studi observasional besar dengan risiko relatif diabetes tipe-2 yang lebih rendah dan penurunan risiko kondisi hati tertentu.
2. Manfaat minum espresso setiap hari
Minum espresso tawarkan manfaat antioksidan tetapi harus dikonsumsi dalam batas wajar. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter
Manfaat espresso juga bisa tergantung seberapa banyak yang kamu konsumsi. Lebih banyak kafein artinya aktivasi kognitif lebih kuat dan penekan nafsu makan lebih besar, tetapi juga berkontribusi lebih tinggi terhadap batas harian yang hanya diperbolehkan 400 miligram sehari.
Jika mengonsumsinya setiap hari, kamu bisa mendapatkan asupan antioksidan dan dukungan konsisten untuk rutinitas kognitif dari kafein.
Namun, tetap perlu dikonsumsi secara moderat sebanyak satu hingga tiga cangkir per hari saja.
3. Efek minum espresso terhadap tubuh
Espresso yang dikonsumsi dalam mode moderat bisa menimbulkan manfaat positif. Foto: Chowhound
Efek espresso dalam tubuh tergantung seberapa banyak yang dikonsumsi dan tergantung sensitivitas setiap individu. Pada tingkat sedang, efeknya sebagian besar positif. Seseorang bisa mendapatkan peningkatan kewaspadaan, suasana hati, dan fokus. Efek termogenik ringan juga membantu mendukung metabolisme.
Namun, jika mengonsumsi lebih dari batasan harian 400 gram, situasinya berubah. Terlalu banyak kafein dalam beberapa tegukan dikaitkan dengan peningkatan detak jantung, kecemasan, refluks asam, gangguan tidur, hingga sakit kepala.
4. Orang yang perlu waspada terhadap espresso
Umumnya dalam satu takaran standar espresso atau sekitar 1 ons cairan mengandung antara 60 hingga 75 miligram kafein. Sedangkan segelas double espresso shot tentu mengandung kafein lebih tinggi, termasuk latte dan cappuccino sekitar 120 hingga 150 miligram. Namun, hal ini tergantung pada jenis biji kopi, tingkat sangrai, dosis, dan parameter ekstraksi.
Kelompok tertentu mungkin mendapatkan manfaat dari minum espresso. Namun, kelompok lainnya dengan kondisi kesehatan serius perlu mempertimbangkan lagi.
Misalnya wanita hamil umumnya disarankan membatasi asupan kafein hanya sampai 200 miligram per hari. Orang dengan gangguan kecemasan, aritmia jantung, atau tekanan darah tinggi juga harus membatasi asupan kafein. Remaja atau mereka yang baru mulai mengonsumsi kafein secara teratus juga cenderung lebih sensitif.
Perlu diingat jika mengonsumsi espresso secara teratur bisa menyebabkan kegelisahan, jatung berdebar, atau gangguan tidur. Solusinya yaitu dengan memberi jarak antar tegukan, mengurangi dosis, atau beralih ke espresso dengan lebih sedikit kafein.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)