5 Kuliner Nonhalal Paling Legendaris di Bandung, Ada Mie hingga Sate Babi!
Jakarta -
Tak hanya kuliner halal, di Bandung juga banyak kuliner nonhalal. Beberapa sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu dan terbilang legendaris. Berikut daftarnya!
Bandung dikenal sebagai salah satu kota tujuan wisata kuliner di Indonesia. Selain menawarkan beragam makanan khas Sunda, kota ini juga menyimpan sederet tempat makan dengan ciri khasnya masing-masing.
Salah satunya adalah kuliner tradisional nonhalal di Bandung. Tentunya, bagi wisatawan Muslim yang datang ke Bandung sebaiknya tak terkecoh saat membedakan menu makanan yang halal dan nonhalal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa tempat makan nonhlalal ini diantaranya bahkan sudah dikenal lintas generasi dan memiliki pelanggan setia.
Misalnya seperti lotek, yang sekilas terlihat halal, ternyata ada juga yang nonhalal hingga rumah makan legendaris yang terkenal dengan fuyunghai babi.
Berikut daftar tempat makan tradisional legendaris di Bandung yang nonhalal:
Lotek Mahmud tak halal sebab menyediakan Nasi Bakmuy yang menggunakan daging babi. Foto: Istimewa
1. Lotek Mahmud
Lotek Mahmud merupakan salah satu tempat makan legendaris di Bandung yang dikenal dengan sajian lotek dan gado-gado. Tempat ini sudah buka sejak 1970-an.
Hingga kini Lotek Mahmud masih menjadi tujuan warga lokal maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner tradisional. Tempat ini masuk dalam daftar kuliner dengan pilihan nonhalal, karena menjual Nasi Bakmoy yang menggunakan daging babi.
Pilihan menu makanan di sini dibanderol mulai dari Rp27 ribuan per porsi. Lokasinya berada di Jl. Mahmud IV No. 9, Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
2. Mie Rica Kejaksaan
Mie Rica Kejaksaan menjadi salah satu nama yang cukup dikenal bagi pencinta bakmi nonhalal di Bandung. Tempat makan yang eksis sejak 40 tahun lalu itu menawarkan berbagai olahan mie dengan karakter Chinese food.
Sesuai namanya, salah satu menu yang menjadi daya tariknya adalah mie rica dengan topping daging babi berbumbu. Selain itu, tersedia pula pilihan seperti bakmi casiu dan mie rica babi asin.
Untuk harga makanannya sekitar Rp25 ribu-Rp75 ribu per orang, tergantung pesanan. Mie Rica Kejaksaan berlokasi di Jl. Kejaksaan No. 7, Bandung, Jawa Barat.
3. Sate Wibisana
Sate Wibisana bisa menjadi pilihan bagi penikmat sate babi di Bandung. Tempat makan yang eksis sejak 1976 ini berada di kawasan Sudirman Street yang dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner dengan pilihan kuliner nonhalal.
Potongan daging babi yang besar-besar dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam konon menjadi andalan di sini. Sate Wibisana sendiri sudah sejak lama digemari konsumen makanan nonhalal.
Sate babi di Sate Wibisana dijual per tusuk dengan harga mulai dari Rp6 ribu-Rp10 ribu, tergantung jenis bagian daging yang dipilih. Tempat ini berada di Sudirman Street No. 91, Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Lomie Lian Hoa juga menyediakan berbagai olahan daging babi. Foto: Istimewa
4. Lomie Lian Hoa
Lomie Lian Hoa cukup terkenal di kawasan Astana Anyar, Bandung. Tempat makan ini menawarkan sajian mie dengan kuah kental dan gurih yang menjadi ciri khas Lomie Lian Hoa sejak 1970-an.
Serta dikenal memiliki cita rasa yang membuatnya tetap populer di kalangan pencinta kuliner klasik Bandung. Lomie Lian Hoa masuk kategori nonhalal sebab menyajikan hidangan berbahan daging babi, termasuk telinga babi.
Makan di sini butuh merogoh kocek mulai dari Rp50 ribu - Rp75 ribu per orang tergantung hidangan yang dipesan. Lomie Lian Hoa berada di Jl. Astana Anyar No. 101, Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
5. Rumah Makan Santosa
Rumah Makan Santosa menawarkan sajian bergaya Chinese food di area Pasir Kaliki sejak tahun 1970-an. Tempat ini menjadi salah satu pilihan untuk menikmati makanan nonhalal di Bandung yang terbilang legendaris.
Salah satu rekomendasi yang beredar di kalangan pencinta kuliner adalah nasi goreng dan mie. Selain itu banyak juga pelanggan yang mengaku sulit melupakan fuyunghai babi yang disajikan di sini.
Mulai dari Rp35 ribuan sudah bisa memesan menu-menu ikoniknya. Lokasi Rumah Makan Santosa berada di Jalan Pasir Kaliki No.104, Cicendo, Bandung.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video Kuliner Unik di Bandung: Batagor Kuah Mi Kocok"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/sob)