Jakarta (ANTARA) -

Petenis Jerman Alexander Zverev mencatatkan kemenangan ke-60 musim 2026 setelah mengalahkan petenis Prancis Quentin Halys dengan skor 6-4, 6-7(8), 6-3 pada babak ketiga Shanghai Masters di Shanghai, Minggu.

“Saya merasa tahun ini telah memilih turnamen-turnamen yang ingin saya jadikan puncak performa, dan saya rasa saya melakukannya dengan cukup baik,” kata Zverev, dikutip dari ATP.

Petenis unggulan teratas itu mengaku pendekatan tersebut berbeda dibandingkan awal kariernya, ketika ia berusaha tampil baik di setiap turnamen. Menurut dia, strategi mengatur puncak performa membuahkan hasil setelah meraih dua gelar Grand Slam dan mencapai final Wimbledon musim ini.

Zverev memastikan kemenangan atas Halys setelah bertanding selama dua jam 17 menit di Qizhong Forest Sports City Arena. Petenis peringkat kedua dunia itu sempat menyia-nyiakan dua peluang match point pada tie-break set kedua, tetapi mampu bangkit untuk mengamankan set penentuan.

Ia merebut break servis pada awal set pertama dan ketiga untuk mengatasi perlawanan Halys. Berdasarkan statistik ATP, Zverev juga tidak menghadapi satu pun break point sepanjang pertandingan.

Baca juga: Djokovic fokus ke Paris Masters setelah tersingkir dari Shanghai Open

Kemenangan tersebut menjadi kali ketiga Zverev membukukan sedikitnya 60 kemenangan dalam satu musim. Ia sebelumnya mencapai catatan itu pada 2018 dengan 60 kemenangan dan 2024 dengan 69 kemenangan.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang keunggulan Zverev atas Halys menjadi 4-0 dalam catatan pertemuan mereka sepanjang 2026. Halys sebelumnya memberikan perlawanan sengit kepada Zverev dalam perjalanan petenis Jerman itu meraih gelar US Open.​​​​​​​

Zverev kini berpeluang merebut posisi nomor satu dunia dari Jannik Sinner, yang mengakhiri musim lebih awal akibat cedera lutut. Ia berpeluang mengamankan gelar ATP No. 1 Akhir Tahun apabila mencapai semifinal di Shanghai, meskipun baru bisa menduduki peringkat pertama dunia paling cepat pada 2 November.

Pada babak keempat, Zverev akan menghadapi unggulan ke-19 Alexander Bublik. Petenis Kazakhstan itu melaju setelah menundukkan Brandon Nakashima 6-7(7), 6-3, 7-6(5), dengan melancarkan 16 ace pada set kedua dan ketiga.

Baca juga: Djokovic ungkap kondisi kesehatan di balik kekalahan di Cincinnati

Sementara itu, Alejandro Davidovich Fokina menyingkirkan Frances Tiafoe 7-6(4), 4-6, 7-6(6) setelah menyelamatkan satu match point pada tie-break set penentuan. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertamanya atas petenis 10 besar dunia sepanjang 2026.

Davidovich Fokina selanjutnya menghadapi Hubert Hurkacz untuk memperebutkan tempat di perempat final. Adapun Alex de Minaur mengalahkan Rei Sakamoto 7-6(6), 6-4 dan akan bertemu Karen Khachanov pada babak keempat.

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.