asiawebawards.com
  • 2026-08-03 23:37:18 +0000 UTC

    Aug 03, 2026

    Wirausaha muda Banjar buktikan inovasi lokal mampu bersaing di Kalsel - ANTARA News Kalimantan Selatan

    Banjar, Kalsel (ANTARA) - Sebanyak tiga wirausaha muda asal Kabupaten Banjar menorehkan prestasi pada ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026, membuktikan inovasi berbasis potensi lokal mampu bersaing sekaligus membuka peluang  lapangan kerja.

    Ajang yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin, menetapkan Hanifa melalui usaha Dimsum Lam sebagai Juara I, Salim Vad'aq dengan usaha Jamu Moro Waras meraih Terbaik II, dan Nur Hikmah melalui usaha Dunia Sayur memperoleh Terbaik III.

    Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar  Muhari di Martapura, Selasa mengatakan, capaian tersebut menunjukkan pemuda Banjar memiliki kreativitas, inovasi, dan daya saing dalam mengembangkan usaha. 

    "Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Banjar. Kami berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk terus berinovasi, berwirausaha serta menciptakan peluang kerja yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

    Menurut Muhari, Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas pemuda agar mampu membangun usaha yang berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

    Hanifa mengaku keberhasilan meraih juara pertama merupakan hasil dari proses panjang yang tidak lepas dari pengalaman gagal pada ajang yang sama tahun sebelumnya. 

    "Alhamdulillah, pastinya senang sekali berhasil meraih Juara 1. Ini kali kedua saya mengikutinya. Tahun lalu saya sempat ikut namun belum rezeki untuk lolos. Namun, saya tidak menyerah, tahun ini diberi kesempatan dan berhasil meraih juara," ujarnya.

    Usaha Dimsum Lam yang dirintis sejak Juli 2023, kini berkembang menjadi dua kedai aktif dengan delapan karyawan. Konsep freshly made menjadi pembeda karena seluruh dimsum dibuat dan dikukus langsung di kedai tanpa menjual produk beku.

    Selain menjaga kualitas produk, Hanifa memanfaatkan pemasaran digital melalui media sosial serta layanan pesan antar daring untuk memperluas jangkauan pasar. Strategi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan usahanya dalam waktu relatif singkat.

    Setelah meraih penghargaan tingkat provinsi, Hanifa menyiapkan langkah pengembangan usaha melalui modernisasi sistem kasir dan pembukuan digital, peningkatan kapasitas produksi, serta membuka peluang kemitraan agar bisnis dapat berkembang lebih luas.

    "Ke depan kami akan memodernisasi pengelolaan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, membuka peluang kemitraan, serta menghadirkan inovasi varian dimsum berbahan baku lokal, khususnya ikan khas Kalimantan," katanya.

    Prestasi tiga wirausaha muda tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Banjar untuk berani membangun usaha berbasis inovasi, memanfaatkan potensi lokal, serta menciptakan lapangan kerja yang mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

    Pewarta: Yose Rizal
    Editor : Ulul Maskuriah

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-03 23:37:18 +0000 UTC