Sabtu, 19 September 2026 - 13:37 WIB
VIVA – Warren Buffett resmi mundur dari posisi Chairman Berkshire Hathaway setelah lebih dari enam dekade memimpin perusahaan tersebut. Investor yang dikenal sebagai "Oracle of Omaha" itu kini menyandang gelar Chairman Emeritus, sementara posisi chairman dewan direksi beralih kepada putra sulungnya, Howard Buffett.
Baca Juga
Berkshire Hathaway mengumumkan perubahan tersebut pada Jumat, 18 September 2026. Warren Buffett yang berusia 96 tahun tetap menjadi anggota dewan direksi. Howard Buffett, 71 tahun, yang telah menjadi direktur Berkshire sejak 1993, kini menjabat sebagai chairman non-eksekutif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses suksesi yang telah berjalan selama beberapa tahun. Hampir sembilan bulan sebelumnya, Buffett lebih dulu menyerahkan posisi CEO kepada Greg Abel. Kini, Abel tetap bertanggung jawab menjalankan operasional Berkshire Hathaway.
Baca Juga
Dalam surat kepada para pemegang saham, Buffett mengakui bahwa waktu akhirnya membuatnya harus mengurangi peran di perusahaan yang telah dipimpinnya selama puluhan tahun.
"Waktu pada akhirnya selalu menang. Namun, waktu telah bermurah hati kepada saya. Setelah lebih dari 60 tahun, saya masih memiliki pekerjaan terbaik di dunia. Itu bukan sesuatu yang bisa dikatakan banyak orang seusia saya, dan saya tidak pernah merasa lebih baik tentang apa yang akan terjadi selanjutnya," tulis Buffett, sebagaimana dikutip dari VN Express, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga
Buffett mengubah Berkshire dari perusahaan tekstil New England yang sedang mengalami kesulitan menjadi konglomerasi dengan nilai sekitar US$1,1 triliun. Filosofi investasi berbasis nilai yang ia terapkan turut memengaruhi banyak investor dan pemimpin perusahaan selama beberapa generasi.
Howard Buffett Fokus Jaga Budaya Perusahaan
Meski kini menjadi chairman, Howard Buffett tidak akan mengambil peran dalam manajemen sehari-hari Berkshire. Tugas utamanya adalah menjaga budaya dan nilai yang dibangun ayahnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
CEO Berkshire Greg Abel mengatakan budaya tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari perusahaan. "Budaya yang dibangun Warren dan nilai-nilai yang diperjuangkannya akan tetap menjadi inti Berkshire, dan Howard akan menjadi penjaganya," kata Abel.
Howard sendiri sebelumnya pernah menjelaskan pandangannya mengenai budaya Berkshire. Menurutnya, perusahaan harus mempertahankan prinsip sederhana dalam menjalankan bisnis.
Halaman Selanjutnya
"Ini bukan ilmu roket. Budayanya adalah menjaga segala sesuatu tetap sederhana, melakukan apa yang perlu dilakukan tetapi tidak melakukan banyak hal yang tidak perlu dilakukan, memperlakukan orang dengan adil, menghormati para manajer, menghormati para pemegang saham. Sampaikan kabar buruk sejak awal, dan bersikaplah jujur," kata Howard kepada Wall Street Journal pada Januari 2025.