asiawebawards.com
  • 2026-08-07 09:41:04 +0000 UTC

    Aug 07, 2026

    Wapres tinjau renovasi sekolah, kelancaran belajar pascabencana Aceh - ANTARA News Jambi

    Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming memastikan progres renovasi infrastruktur sekolah di Aceh terus dilakukan pascabencana banjir pada November 2025 agar para siswa dapat melakukan proses belajar mengajar dengan fasilitas layak.

    Menurut keterangan Sekretariat Wapres diterima di Jakarta, Jumat, Wapres Gibran Rakabuming meninjau progres renovasi SD Negeri 7 Jangka yang sempat mengalami kerusakan bangunan dan fasilitas belajar akibat banjir lumpur pada November 2025 silam di Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Kamis (6/8).

    "Kebutuhan sekolahnya harus dipenuhi. Mau belajar pakai apa. Nanti dibantu, ya, Pak, dengan Pak Kadisnya (Kepala Dinas)," ujar Wapres kepada Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar yang turut mendampinginya.

    Dalam peninjauan tersebut, Wapres melihat secara langsung perkembangan renovasi yang sedang berjalan, sekaligus mendengar aspirasi dari para guru dan pemangku kepentingan. Dia juga memastikan proses pemulihan benar-benar menjawab kebutuhan, agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman, nyaman, dan optimal bagi para siswa.

    Gibran juga berpesan kepada Kepala Sekolah SDN 7 Jangka, Mariana, agar seluruh kebutuhan penunjang pembelajaran segera dilengkapi.

    "Bu, nanti yang buku-buku segala macam harus dipenuhi, ya," pesannya.

    Pada kunjungan tersebut, Wapres juga menerima laporan dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bireuen, Muslim, mengenai perkembangan renovasi sekolah yang telah mencapai 86 persen dan ditargetkan rampung pada Oktober mendatang.

    Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, tenaga pendidik, serta seluruh pihak guna mempercepat pemulihan sekolah.

    Menurut Wapres, semangat kolaborasi tersebut sangat penting, namun tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang aman dan layak tetap merupakan tanggung jawab negara.

    Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Guru Wali Kelas V SD Negeri 7 Jangka Suhaiman menguraikan kondisi sekolah pascabanjir yang sempat menghambat proses belajar mengajar.

    Dia menyampaikan bahwa usai bencana pada tahun lalu, sekolah tersebut tidak dapat digunakan dan fasilitas peralatan sekolah rusak, termasuk meja dan kursi serta buku pelajaran yang tidak dapat lagi digunakan.

    Kini, lanjut Suhaiman, kondisi sekolah telah jauh membaik sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan lebih nyaman.

    "Setelah renovasi ini kami sangat bersyukur. Berterima kasih kepada Bapak Wapres yang telah memberikan bantuan kepada kami, terutama fasilitas sekolah maupun renovasi gedung. Alhamdulillah hari ini kami sudah bisa menggunakan kembali. Semua masyarakat, khususnya masyarakat di sini sangat senang, sangat gembira karena siswa-siswa kami sudah bisa belajar seperti dulu lagi," tandasnya.

    Baca juga: Wapres pastikan pemulihan layanan dasar pascabencana Aceh dipercepat

    Baca juga: Wapres tinjau pemulihan infrastruktur pascabencana pembangunan di Aceh

    Pewarta: Prisca Triferna Violleta
    Uploader : Ariyadi

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-07 09:41:04 +0000 UTC