asiawebawards.com
  • 2026-07-22 06:46:26 +0000 UTC

    Jul 22, 2026

    Wamentan mengajak pengusaha tani fokus ekspor perkuat agribisnis RI - ANTARA News Kalimantan Selatan

    Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia fokus mengembangkan usaha berorientasi ekspor guna memperkuat agribisnis nasional, memperluas pasar global, dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

    "Kalau sekarang pemerintah sedang membuka peluang ekspor ceker ayam ke China, peluang ekspor karet ke Rusia, atau komoditas lainnya, pengusaha tani harus ikut mengambil bagian," kata Sudaryono dalam pernyataan terkonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Dia menekankan hal tersebut saat melantik pengurus Pengusaha Tani Indonesia (PTI) sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PTI di Kementerian Pertanian.

    Ia mengajak PTI mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor.

    Menurut Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global yang terus dibuka pemerintah seiring penguatan produksi nasional.

    "Jangan hanya mencari akses proyek pemerintah. Bangun bisnis yang besar, bisnis yang sehat, bisnis yang berorientasi ekspor," katanya.

    Ia mengatakan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan pertanian sebagai sektor prioritas nasional. Karena itu, seluruh pelaku usaha pertanian harus mampu menangkap peluang yang lahir dari kebijakan tersebut, terutama dalam memperkuat produksi dan memperluas pasar ekspor.

    Dengan begitu, ia mengingatkan ruang proyek pemerintah memiliki keterbatasan dan seluruh prosesnya diawasi secara ketat oleh berbagai lembaga.

    Sebaliknya, lanjut Sudaryono, peluang bisnis pertanian jauh lebih luas apabila pelaku usaha mampu membangun jaringan pemasaran dan memanfaatkan akses pasar internasional.

    "Kita ingin pengusaha tani memakai jaringan yang kita miliki untuk membuka pasar. Peluangnya jauh lebih besar daripada hanya berebut proyek. Orientasinya harus ekspor dan menciptakan nilai tambah," ujar dia.

    Lebih lanjut ia mengatakan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo saat ini sepenuhnya berpihak pada penguatan sektor pertanian.

    Oleh karena itu, pelaku usaha harus menyesuaikan strategi bisnis mereka dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas utama.

    "Kalau era sekarang adalah era swasembada pangan, ya pengusaha juga harus bergerak mengikuti arah itu. Jangan justru mencari usaha yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Ini momentum besar yang harus dimanfaatkan," katanya.

    Ia menambahkan pemerintah tengah menjalankan program pengembangan sembilan komoditas perkebunan strategis, seperti kelapa, kakao, kopi, pala, lada, dan komoditas ekspor lainnya dengan dukungan anggaran sekitar Rp9,9 triliun.

    Program tersebut diyakini akan membuka peluang usaha baru di sektor perdagangan, pengolahan, hingga ekspor hasil pertanian.

    "Kalau pemerintah sedang membangun sentra kelapa, kakao, kopi, atau pala, maka pengusaha tani harus sudah bersiap menjadi pedagang, pengolah, hingga eksportir komoditas tersebut. Peluangnya sangat besar," katanya menjelaskan. 

    Sudaryono mencontohkan keberhasilan pemerintah membuka akses ekspor durian Indonesia langsung ke China. Menurut dia, keberhasilan tersebut membuktikan pemerintah terus membuka pasar baru yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha nasional.

    Selain itu, ia menegaskan pula seluruh pelayanan di Kementerian Pertanian dilakukan secara bersih dan transparan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mempercayai pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya ataupun pejabat Kementerian Pertanian untuk menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu.

    "Kalau ada yang mengaku orang saya atau mengaku bisa mengurus sesuatu atas nama saya, laporkan saja. Tidak ada praktik seperti itu. Semua pelayanan dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan," katanya menegaskan. 

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamentan ajak pengusaha tani fokus ekspor perkuat agribisnis RI

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor : Imam Hanafi

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-22 06:46:26 +0000 UTC