Wamenkeu Juda Agung pastikan tak ada kenaikan harga BBM subsidi
Selasa, 13 Oktober 2026 15:59 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyampaikan sambutan dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). ANTARA/Bayu Saputra
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi meski harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) menembus 112,81 dolar AS per barel pada September 2026.
“Enggak, enggak ada (kenaikan BBM),” kata Juda dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa.
Saat ditanya mengenai dampak kenaikan harga minyak dunia, Juda mengatakan, pemerintah akan melakukan perhitungan ulang.
Namun, ia menegaskan, pemerintah tidak akan menaikkan subsidi BBM maupun memperlebar defisit anggaran akibat kenaikan harga minyak tersebut.
"Enggak ada (kenaikan harga BBM tahun depan), jadi (subsidi) lebih difokuskan ya. Lebih ditarget," ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata ICP September 2026 sebesar 112,81 dolar AS per barel, naik 23,38 dolar AS dibandingkan Agustus 2026 yang sebesar 89,43 dolar AS per barel.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2026.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, kenaikan ICP mencerminkan dinamika pasar minyak global yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenkeu pastikan tak ada kenaikan harga BBM subsidi
Pewarta : Bayu Saputra
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.