Wamendag: Penguatan kewirausahaan di Sekolah Garuda demi SDM unggul
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan penguatan kewirausahaan di Sekolah Garuda Transformasi di Mandrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, Jawa Timur diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdampak bagi perekonomian Indonesia di masa depan.
Wamendag Dyah Roro seusai meninjau kegiatan belajar mengajar di MAN 2 Kota Malang, Jumat, mengatakan, jiwa kewirausahaan perlu dibangun sejak dini sehingga ke depannya para pelajar mampu tumbuh sebagai sosok kreatif dan inovatif dalam menciptakan berbagai produk lokal berdaya saing global.
"Kami sangat aktif mendorong tentang kualitas sumber daya manusia Sekolah Garuda yang merupakan program prioritas, saya menyampaikan jiwa kewirausahaan harus diawali sedini mungkin sehingga bisa menciptakan produk dengan kualitas terbaik," kata Dyah Roro.
Ia menyampaikan kewirausahaan juga akan melatih para pelajar mengukur sebuah peluang usaha yang berpotensi menghadirkan kesejahteraan pribadi dan masyarakat.
Menurutnya, semakin banyak anak muda yang menempuh jalan sebagai wirausaha maka dampak yang ditimbulkan adalah terciptanya banyak lapangan pekerjaan.
"Apalagi ketika produk yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan mampu diterima oleh pasar seluruh pasar nasional maupun menembus persaingan pasar global, maka akan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian bangsa," katanya.
Baca juga: Kemendikdasmen pacu inovasi-jiwa wirausaha pelajar lewat FIKSI 2025
Baca juga: OJK-BPD Bali bekali pelajar jadi wirausaha muda
Oleh karenanya, Wamendag Dyah Roro turut memastikan Kementerian Perdagangan memiliki banyak program dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap bidang kewirausahaan.
"Contoh, kalau berbicara UMKM yang lagi naik daun, salah satunya kopi, kakao. Terus fesyen, seperti gamis itu mulai diminati oleh pasar internasional dan Indonesia bisa berdaya saing di situ," kata dia.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menyampaikan, di sekolah itu telah menginisiasi kegiatan beserta laboratorium pembelajaran tentang prakarya dan kewirausahaan (PKWU) yang ditujukan melatih peserta didik, paling tidak memahami peluang berbisnis.
Pihaknya pun juga akan lebih menggenjot penyampaian materi tentang kewirausahaan agar pelajar bisa tumbuh sebagai anak muda yang mandiri secara ekonomi.
"Itu memang harus diberikan kepada pelajar di madrasah ini, jadi tidak hanya akademik yang dipelajari tapi yang lainnya pun kami siapkan," kata Samsudin.
Ia menambahkan di MAN 2 Kota Malang telah memberikan ruang kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam memasarkan produk lewat kantin yang langsung di bawah pengelolaan koperasi sekolah.
"Teman-teman pelaku usaha sudah kami siapkan ruang dan tempat berkarya terus melakukan transaksi di situ. Penetapan label Sekolah Garuda pertengahan Mei," ujar dia.
Baca juga: Lima sekolah di Surabaya-Sidoarjo ikuti kompetisi wirausaha
Baca juga: Santri dan pelajar SMK dilatih jadi wirausaha kopi dan cokelat
Baca juga: Kemenperin gencar bentuk wirausaha baru, gandeng mahasiswa dan pelajar
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.