Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
Foto Travel
Muhammad Azzam - detikTravel
Sabtu, 03 Okt 2026 10:30 WIB
Jakarta - Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya kini tampil lebih modern usai revitalisasi, dengan tetap mempertahankan koleksi dan narasi sejarah penting.
Pembaruan tersebut membuat tampilan museum lebih modern dengan tetap mempertahankan koleksi dan narasi sejarah yang menjadi bagian penting dari museum. Museum kembali diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peresmian dilakukan setelah Presiden memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di kawasan Monumen Pancasila Sakti.
Dalam peresmian tersebut, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Penandatanganan prasasti menjadi penanda rampungnya proses revitalisasi museum yang telah berlangsung selama beberapa waktu.
Sebanyak 34 diorama asli tetap dipertahankan sebagai bagian utama museum. Koleksi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin melihat penggambaran berbagai peristiwa sejarah Indonesia.
Salah satu perubahan yang menarik perhatian adalah penyajian diorama yang kini dipadukan dengan teknologi digital. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi dalam bentuk visual statis, tetapi juga dapat menikmati pengalaman immersive yang dirancang untuk membuat penyampaian sejarah lebih interaktif.
Selain diorama utama, Museum Paseban juga memiliki 15 diorama yang merangkum rangkaian peristiwa penting Gerakan 30 September 1965. Koleksi tersebut melengkapi alur cerita sejarah yang disajikan di kawasan museum.
Pembaharuan juga dilakukan pada ruang relik dan sejumlah area pamer. Koleksi seragam bersejarah serta berbagai peninggalan milik para korban peristiwa G30S tetap menjadi bagian dari koleksi yang dapat dilihat pengunjung.
Dalam peninjauannya, Presiden Prabowo sempat memasuki ruang immersive dan menyaksikan tayangan visual yang disiapkan dalam museum. Teknologi tersebut menjadi salah satu pembaruan yang membedakan pengalaman berkunjung ke museum setelah revitalisasi.
Dengan wajah baru dan pemanfaatan teknologi digital, Museum Kesaktian Pancasila diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sejarah yang lebih menarik bagi masyarakat, terutama generasi muda. Museum mulai dibuka untuk masyarakat umum pada 2 Oktober 2026, sehari setelah peresmian.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Sepakbola
detikTravel
detikHealth
detikInet
detikOto
detikNews
detikHot
Sepakbola
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini