Amerika Serikat -

Seorang ibu dilaporkan dalam kondisi sangat baik setelah melahirkan bayinya di pinggir jalan akibat terjebak macet parah di San Francisco, Amerika Serikat. Peristiwa ini bermula pada Sabtu (19/9/2026) pukul 16.40 waktu setempat.

Pemadam kebakaran San Francisco menerima laporan dari sebuah keluarga yang sedang dalam perjalanan ke rumah sakit untuk bersalin, seperti dikutip dari pernyataan resmi San Francisco Fire Department (SFFD) di platform X. Akibat kemacetan lalu lintas yang melumpuhkan jalanan, mereka terpaksa menepi di area Crossover dan Martin Luther King Drive lalu menghubungi layanan darurat 911. Petugas paramedis dari SFFD dan armada American Medical Response (AMR) langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu sang ibu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim AMR menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi. Namun, akibat padatnya kendaraan, mereka harus memarkir ambulans sejauh dua blok dan berlari menuju lokasi kejadian. Tim medis tiba tepat waktu untuk membantu proses persalinan bayi perempuan tersebut dengan selamat. Tim pemadam kebakaran yang tiba tak lama kemudian langsung membantu penanganan lanjutan bagi ibu dan bayi yang baru lahir tersebut.

"Ibu dan anak langsung dibawa ke rumah sakit setempat dalam kondisi baik," demikian pernyataan tim pemadam kebakaran.

"Kami ingin mengucapkan selamat kepada keluarga ini dan menyambut kehadiran sang buah hati ke dunia. Kelahirannya adalah bukti nyata dari dedikasi, kepedulian, dan kerja sama tim," tulis tim pemadam kebakaran lagi dalam pernyataannya.

Pada Minggu (20/9), tim pemadam kebakaran mengunggah foto keluarga tersebut. Tampak sang ibu berada di atas tandu, sementara sang ayah menggendong bayinya yang baru lahir di pinggir jalan. Pasangan ini memberi nama putri mereka Cielle Ray.

Juru bicara operator ambulans Global Medical Response (GMR) mengonfirmasi kepada San Francisco Chronicle bahwa sang ibu dalam keadaan sehat. Diketahui, proses persalinan tak terduga itu terjadi tepat di pinggir jalan kawasan Golden Gate Park.

"Kami sering bercanda soal melahirkan di mobil, tapi tidak pernah menyangka hal itu kami alami," kata sang ayah melalui juru bicara GMR, dikutip dari People.

Ia menceritakan bahwa mereka sebenarnya melewati jalur yang biasa dilewati setiap hari saat berangkat kerja. Namun, hari itu kemacetan parah luar biasa terjadi akibat penutupan Highway 101 sepanjang akhir pekan.

"Kami beruntung mendapat banyak bantuan, terutama dari beberapa tenaga medis yang kebetulan terjebak di kemacetan yang sama," kata ayah sang bayi.

Sebelum paramedis tiba di lokasi, seorang doula atau pendamping persalinan yang juga terjebak di kemacetan yang sama turut membantu membimbing sang ibu, Karollyn, melewati proses persalinan di dalam mobil.

(gaf/eny)