Jakarta -
Sebuah video yang memperlihatkan sejoli pendaki diduga melakukan tindakan mesum di Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah, ramai beredar di media sosial. Pengelola basecamp kemudian menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Video itu salah satunya dibagikan akun Instagram @basecamp_prau_dieng pada Senin (31/8/2026). Dalam unggahan tersebut, pengelola mengingatkan para pendaki agar menjaga etika selama berada di kawasan gunung.
"GUNUNG BUKAN TEMPAT UNTUK MESUM! BANYAK JENIS2 PELANGGARAN YANG AKAN ADA SANKSI TERSENDIRI JIKA KALIAN MELANGGAR, JADILAH PENDAKI YANG BER ETIKA DAN MEMATUHI SEGALA PERATURAN YANG ADA!" tulis akun tersebut dalam takarir, dikutip dari detikJateng, Selasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria dan wanita sedang berada di kawasan gunung. Pria tersebut mengenakan jaket hijau dengan celana hitam, sedangkan wanita di sampingnya memakai jaket hitam dan celana krem.
Keduanya terlihat berpelukan sambil berbaring. Perekam kemudian menegur pasangan tersebut hingga mereka bangun.
"Woi! Jangan mesum di gunung! Kurang ajar!" ujar perekam dalam video.
Pengelola Basecamp Gunung Prau via Patak Banteng, Solichun, membenarkan kejadian dalam video tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/8/2026).
"Itu kan sama pendaki yang rekam sih. Kejadiannya Sabtu kemarin," kata Solichun saat dihubungi.
Solichun mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pasangan tersebut diketahui sedang bermesraan oleh pendaki lain. Situasi kemudian memanas setelah pria dalam video tidak terima karena direkam.
"Menurut info di grup dibahas juga kan, katanya ada pendaki, terus memergoki, terus divideo. Divideo itu yang laki-laki itu bilang ini sama yang rekam itu kayak anjing, apalah gitu, ngata-ngatain yang rekam," ujarnya.
Ketegangan antara pria tersebut dan pendaki yang merekam pun berlanjut menjadi cekcok.
"Itu nggak terima. Mmm. Akhirnya jadi perdebatan panas. Terus karena dari pihak yang terekam itu merasa kurang enak, mungkin dari pihak pelaku yang ditegur juga mungkin nggak nerima, akhirnya terus terjadi cekcok kan di atas," kata Solichun.
Setelah turun dari gunung, kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak basecamp tempat pasangan itu memulai pendakian. Namun, pengelola belum mengambil tindakan lebih lanjut karena belum mengetahui identitas maupun asal kedua pendaki tersebut.
"Setelah turun akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak basecamp. Kalau tindak lanjut dari pengelola basecamp belum ada karena terkait video tersebut kan kita orangnya atau identitasnya dari mana," katanya.
Solichun menegaskan tindakan mesum merupakan salah satu hal yang dilarang di Gunung Prau. Larangan tersebut juga tercantum dalam aturan yang diberikan kepada setiap pengunjung.
"Setiap pengunjung itu kan dikasih brosur peraturan. Di situ ada juga peraturannya kok jelas. Jadi memang dilarang berbuat mesum di gunung? Iya, dilarang," kata dia.
(fem/fem)