Jakarta -

Lagu 'Training Season' milik Dua Lipa kembali ramai di media sosial. Potongan lagu tersebut banyak terdengar dalam video TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts. Tak sedikit pengguna yang menjadikannya sebagai musik latar untuk konten tentang percintaan dan harapan mendapatkan pasangan yang tepat.

Popularitas lagu ini juga muncul dalam tren yang kerap disebut 'Manifesting Challenge' atau 'Dua Lipa Challenge'. Dalam tren tersebut, pengguna media sosial biasanya menyampaikan harapan atau gambaran mengenai sosok pasangan yang mereka inginkan.

Namun, di balik penggunaannya sebagai lagu untuk 'doa cari jodoh', makna lagu Training Season sebenarnya cukup berbeda. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sudah lelah menghadapi pasangan yang belum memahami cara memperlakukan dirinya dalam sebuah hubungan. Ia tidak ingin kembali berada dalam hubungan yang membuatnya harus terus mengajarkan seseorang bagaimana cara mencintainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lirik 'Training Season' yang Viral

Salah satu bagian yang banyak digunakan dalam konten media sosial adalah lirik yang menggambarkan sosok pasangan ideal. Berikut penggalan liriknya:

"Need someone to hold me closeDeeper than I've ever knownWhose love feels like a rodeoKnows just how to take controlWhen I'm vulnerable"

Jika diterjemahkan, bagian tersebut menggambarkan keinginan untuk memiliki seseorang yang mampu memberikan kedekatan emosional yang kuat. Lirik lagu tersebut tidak hanya berbicara tentang pasangan yang bisa berada di sampingnya. Ia menginginkan seseorang yang mampu memahami dirinya lebih dalam, termasuk ketika dirinya sedang berada dalam kondisi rentan.

Kata 'vulnerable' dalam bagian tersebut merujuk pada keadaan ketika seseorang sedang membuka diri dan menunjukkan sisi yang lebih rapuh. Jadi, sosok pasangan yang dicari bukan sekadar teman untuk bersenang-senang, tetapi seseorang yang bisa memberikan rasa aman secara emosional.

Kalimat 'training season's over' menjadi bagian penting dari lagu Dua Lipa ini. Secara sederhana, maknanya adalah masa untuk mengajari atau membimbing pasangan sudah selesai.

Pengalaman dari hubungan sebelumnya membuat seseorang menjadi lebih tahu mengenai apa yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan. Ia pun tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama atau kembali menerima perlakuan yang membuatnya harus terus belajar dengan cara yang menyakitkan.

Jadi, istilah'training season' bukan sekadar tentang proses belajar biasa. Dalam konteks lagu, frasa tersebut menggambarkan fase ketika seseorang sudah tidak mau lagi menjadi "guru" bagi pasangannya dalam urusan cinta.

Meski memiliki makna tentang kejenuhan terhadap hubungan yang tidak sesuai, 'Training Season' justru sering digunakan untuk konten manifestasi pasangan. Biasanya lirik lagu yang dipakai ialah yang menggambarkan sosok ideal dan menjadikannya sebagai gambaran pasangan yang mereka harapkan, seperti potongan lirik lagu yaang viral di atas.

Karena itu, 'Training Season' Dua Lipa bisa terdengar seperti lagu untuk mencari atau memanifestasikan jodoh, meskipun cerita utamanya sebenarnya berasal dari pengalaman menghadapi hubungan yang membuat seseorang harus terus mengajari pasangannya.

(vio/vio)