Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jakarta, VIVA – Kapten Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin, menyindir kekuatan Timnas Indonesia setelah kedua negara bertarung sengit di final FIFA ASEAN Cup 2026. 

Baca Juga

Pemain berusia 33 tahun itu secara khusus menyinggung kualitas individu para penggawa Garuda yang disebutnya memiliki latar belakang dari luar Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 

Baca Juga

Pertandingan harus ditentukan dari titik putih setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali menundukkan Thailand dalam pertemuan kompetitif. 

Baca Juga

Meski harus menerima kenyataan gagal membawa pulang trofi, Chanathip merasa Thailand sebenarnya mampu mengimbangi permainan Timnas Indonesia. 

Dia menilai perbedaan kemampuan individu antara pemain kedua tim tidak sebesar yang mungkin dibayangkan.

"Hari ini kami bermain sangat baik. Kami bisa bilang Indonesia memiliki beberapa pemain yang bisa disebut 'pemain asing,' tetapi dalam hal kemampuan individu, mereka tidak jauh lebih unggul dari kita." kata Chanathip dilansir dari Thairath Sport.

Chanathip kemudian menilai para pemain tersebut secara kualitas individu tidak terpaut terlalu jauh dibandingkan penggawa Thailand. 

Menurutnya, sejumlah kesalahan kecil menjadi salah satu faktor yang membuat Gajah Perang akhirnya gagal membawa pulang gelar.

"Kami hanya melewatkan beberapa kesalahan kecil," ucapnya.

Dia mengakui Garuda kini memiliki banyak pemain keturunan yang berkarier di kompetisi dengan level tinggi dan mempunyai kemampuan fisik serta teknik mumpuni.

Namun, duel di lapangan membuat kapten Thailand itu merasa timnya tetap mampu memberikan perlawanan seimbang. 

Bahkan, Gajah Perang sempat berada dalam posisi unggul meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah.

Indonesia membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84 sebelum Iklas Sanron membuat skor kembali sama tiga menit berselang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand kemudian berbalik memimpin lewat Peeradol Chamrasamee pada babak tambahan, tetapi Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116.

Situasi tersebut membuat pertandingan harus berlanjut ke adu penalti hingga akhirnya Timnas Indonesia memastikan gelar juara. 

Halaman Selanjutnya

Garuda menjadi negara pertama yang mampu mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup sejak turnamen tersebut digelar.