Mataram (ANTARA) - Inovasi sederhana berbasis teknologi informasi memperkuat efisiensi UMKM energi, transparansi usaha, dan ketahanan distribusi gas rumah tangga
Transformasi digital tidak hanya berlangsung pada perusahaan besar. Di tingkat usaha mikro dan distribusi energi masyarakat, teknologi informasi mulai menjadi instrumen penting untuk memastikan layanan publik berjalan lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, Universitas Mataram (UNRAM) menghadirkan solusi digital bagi Pangkalan Gas Dewi Meitaningsih melalui optimalisasi manajemen persediaan berbasis teknologi informasi.
Program bertajuk “Optimalisasi Manajemen Persediaan Berbasis Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Pangkalan Gas dalam Mendukung Distribusi Energi yang Berkelanjutan” merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan nyata di sektor distribusi energi lokal. Dokumen pengabdian mencatat bahwa kegiatan ini berfokus pada penguatan sistem pengelolaan stok pangkalan gas melalui penerapan sistem digital yang lebih akurat dan mudah dipantau.
Sebelum intervensi teknologi dilakukan, mitra masih menghadapi berbagai kendala seperti pencatatan stok secara manual, keterlambatan pembaruan data, risiko ketidakakuratan inventaris, serta potensi terjadinya kekurangan maupun kelebihan stok. Permasalahan tersebut berpengaruh terhadap kelancaran distribusi gas kepada masyarakat.
Pendekatan yang dilakukan tim pengabdian tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi melalui tahapan sistematis mulai dari identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, hingga evaluasi keberlanjutan. Sistem yang diterapkan memungkinkan pencatatan transaksi, pemantauan stok, dan penyusunan laporan secara lebih terintegrasi.
Hasil program menunjukkan perubahan yang signifikan. Setelah penerapan sistem digital selama tiga bulan, waktu pencatatan transaksi berkurang dari sekitar 5–7 menit menjadi 1–2 menit. Kesalahan pencatatan turun dari 12 persen menjadi 2 persen, frekuensi stock-out berkurang dari tiga kali per bulan menjadi nol, sedangkan akurasi laporan bulanan meningkat dari 68 persen menjadi 95 persen.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa digitalisasi sederhana dapat memberikan dampak besar bagi UMKM sektor energi. Teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengambil keputusan berbasis data.
Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini memiliki kontribusi langsung terhadap agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Program mendukung SDG 7 (Affordable and Clean Energy) melalui penguatan distribusi energi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sistem persediaan yang lebih akurat membantu memastikan ketersediaan energi rumah tangga secara lebih stabil.
Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas UMKM energi dalam mengadopsi teknologi digital, memperbaiki efisiensi usaha, dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Selain itu, kegiatan ini relevan dengan SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) karena mendorong pemanfaatan inovasi teknologi informasi dalam pengelolaan usaha skala kecil. Integrasi data stok secara digital menjadi langkah menuju infrastruktur bisnis yang lebih modern dan adaptif.
Dari sisi pendidikan tinggi yang berdampak, program ini memperlihatkan peran universitas sebagai mitra perubahan sosial. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan masyarakat memperkuat implementasi pembelajaran berbasis pengalaman serta mendukung semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kisah transformasi Pangkalan Gas Dewi Meitaningsih menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak selalu dimulai dari teknologi yang kompleks. Perubahan dapat dimulai dari solusi sederhana yang tepat sasaran, dibangun melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
Kontribusi Program terhadap SDGs
|
SDGs |
Fokus Kontribusi |
Dampak Program |
|
SDG 7 – Affordable and Clean Energy |
Distribusi energi berkelanjutan |
Pengelolaan stok yang lebih akurat mendukung ketersediaan energi rumah tangga. |
|
SDG 8 – Decent Work and Economic Growth |
Penguatan UMKM energi |
Meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing usaha. |
|
SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure |
Transformasi digital usaha |
Penerapan teknologi informasi untuk sistem inventaris modern. |
|
SDG 17 – Partnerships for the Goals |
Kolaborasi universitas dan masyarakat |
Sinergi UNRAM, mitra usaha, dosen, dan mahasiswa. |
Catatan Editorial
Artikel ini disusun dengan pendekatan impact story ala media pendidikan tinggi internasional, dengan menempatkan universitas sebagai aktor perubahan, menampilkan bukti dampak, inovasi, keberlanjutan, dan kontribusi terhadap SDGs.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026