Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan. Penandatanganan tersebut dilaksanakan pada Jumat (9/10) di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional APTIKOM 2026.
Dokumen kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Rektor UNM, Prof Dwiza Riana dan Rektor UMI, Dr Humuntal Rumapea. Kemitraan ini bertujuan mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui sinergi ini, kedua perguruan tinggi sepakat memanfaatkan potensi sumber daya secara bersama untuk memajukan pendidikan tinggi, khususnya di bidang informatika dan komputer. Ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan, publikasi jurnal ilmiah, hingga pengembangan kapasitas pengajar dan mahasiswa.
Prof Dwiza menyampaikan bahwa kolaborasi antarper-guruan tinggi menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi dan peningkatan mutu akademik bagi kedua belah pihak.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis UNM dalam memperluas jejaring akademis serta meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan inovasi nyata yang berdampak bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat luas,” kata Prof Dwiza dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (16/10/2026).
Ia menambahkan, MoU ini berlaku selama lima tahun ke depan dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan bersama. Pelaksanaan teknis dari kerja sama ini akan ditindaklanjuti secara bertahap melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih spesifik.
“Melalui kemitraan antar-wilayah ini, UNM dan UMI berkomitmen untuk saling memperkuat kapasitas kelembagaan. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak lulusan unggul yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.