Depok (ANTARA) - Universitas Pancasila (UP) Jakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) RI untuk melakukan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa.
"Bagaimanapun penting agar generasi muda paham tentang kebangsaan, sekarang kami melihat bahwa lulusan kampus UP tidak hanya memiliki kompetensi manusia yang pintar, tapi juga menjaga agar supaya mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa ini tidak terpapar narkoba," kata Rektor UP Adnan Hamid saat acara Penandatangan Nota Kesepahaman Universitas Pancasila dan BNN di Jakarta, Kamis.
Untuk itu, kata Rektor, pihaknya mengundang kepala BNN untuk bersama-sama melakukan penanggulangan bahaya narkoba dikalanagan kampus.
Rektor menegaskan BNN akan bertindak tegas pada memang mahasiswa yang terbukti melakukan ini.
"Kami ingin katakan kepada Kepala BNN bahwa kampus sedini mungkin mengetahui. Namun setelah ada penjelasan, kami harapkan menjadi waspada, artinya jangan sampai kita terjerat narkoba," ujarnya.
Rektor berpesan jangan salah pilih kawan atau teman. Artinya, kawan yang membawa kebaikan itu membawa energi positif, tapi kalau ada kawan yang mengajak narkoba dijauhi saja.
Dia mengatakan langkah BNN dipastikan soal tindak pidana kampus tidak ikut, tetapi pihaknya berharap dengan adanya BNN ini bisa memberikan 9edukasi kepada semua.
Untuk itu, kata Adnan, pihaknya ingin menjadi kampus yang Bersinar, (bersih narkoba). Para dosen kita ajak untuk mengingatkan, jadi dosen tidak hanya transfer of knowledge saja.
"Dosen juga harus menjadi role model, menjadi contoh. Nah, dosen juga harus mengingatkan kalau ada di antara mahasiswa yang mengarah ke narkoba," tuturnya.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.