Selasa, 29 September 2026 - 16:32 WIB

VIVA – Kapten Timnas Malaysia, Dion Cools, mengungkapkan penyesalannya usai Harimau Malaya gagal mengamankan kemenangan atas 10 pemain Timnas Indonesia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 28 September 2026.

Baca Juga

Meskipun unggul jumlah pemain sejak babak pertama, pertandingan derby Melayu tersebut berakhir imbang tanpa gol 0-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cools mengakui bahwa kartu merah yang diterima gelandang Indonesia, Thom Haye, memberikan keuntungan besar dan membantu skema permainan Malaysia. Namun, ketangguhan lini pertahanan Indonesia dalam menjaga area penalti membuat timnya kesulitan mengonversi dominasi menjadi gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga

"Tentu saja kartu merah sedikit membantu kami, namun di saat yang sama, kami tahu Indonesia mungkin akan bertahan lebih dalam, jadi mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mempertahankan area penalti mereka. Pujian patut diberikan kepada mereka," ujar Dion Cools seusai pertandingan, dikutip dari video Instagram @futbolita.tv. 

Bek berusia 30 tahun itu menyebut bahwa timnya hanya kurang beruntung untuk bisa mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir laga. 

Baca Juga

Kendati demikian, ia mengaku tetap bangga dengan kerja keras dan performa yang ditunjukkan rekan-rekan setimnya di tengah atmosfer riuh SUGBK.

"Saya rasa dengan sedikit keberuntungan lagi di akhir laga, kami bisa saja memenangkan pertandingan ini dan pulang membawa tiga poin. Sayangnya kami tidak bisa memenangkannya, tapi itulah bagian dari sepak bola," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang ini membuat persaingan merebut tiket ke partai final di Grup A masih terbuka hingga pertandingan terakhir. 

Malaysia saat ini masih memuncaki klasemen sementara dengan koleksi empat poin, unggul selisih gol dari Indonesia

KEtua Umum PSSI, Erick Thohir (kiri) dan Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom

Erick Thohir Sebut FIFA ASEAN Cup Bisa Dongkrak Level Sepak Bola Asia Tenggara

Erick Thohir menilai FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi mendorong perkembangan sepak bola Asia Tenggara karena menghadirkan persaingan dan pemain terbaik.

VIVA.co.id

29 September 2026