UMKM Banjarsari Metro naik kelas lewat digitalisasi
Kamis, 27 Agustus 2026 15:16 WIB
KKL-PPM Kelompok 25 Universitas Malahayati bersama UMKM
Kota Metro (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 25 Universitas Malahayati melaksanakan program kerja UMKM Naik Kelas di RW 02, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.
“Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk,” kata M. Zacky Abizar Ketua KKL-PPM Kelompok 25 Universitas Malahayati di Metro, Lampung. Kamis.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan melalui pendampingan dan pembuatan media promosi digital bagi pelaku UMKM setempat. Salah satunya adalah pembuatan video promosi untuk usaha tempe milik Sutejo agar produk lebih dikenal masyarakat melalui media digital.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kelompok 25 KKL-PPM Universitas Malahayati menyampaikan bahwa program UMKM Naik Kelas merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi dalam membantu pelaku usaha masyarakat agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
“Kami berharap kegiatan UMKM Naik Kelas ini tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk video promosi dan Google Maps, tetapi juga dapat menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM untuk semakin aktif memanfaatkan teknologi digital, agar usaha yang ada di RW 02 Banjarsari semakin dikenal, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan pemilik maupun masyarakat sekitar,” ujar Zacky.
Pemilik UMKM tempe, Sutejo, mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dengan adanya video promosi dan Google Maps.
"Usaha saya bisa lebih mudah dikenal dan ditemukan oleh masyarakat. Semoga ke depannya usaha tempe ini semakin berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Muryatin atau lebih di kenal Ibu Titin sebagai pemilik Keripik Pisang Cahaya juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, video promosi dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas dan menunjukkan adanya UMKM di Kelurahan Banjarsari RW 02.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya video promosi ini. Produk kami menjadi lebih menarik untuk diperkenalkan melalui media sosial. Semoga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan tertarik membeli Keripik Pisang Cahaya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi dan pemasaran. Digitalisasi UMKM menjadi salah satu langkah penting agar produk lokal tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Program UMKM Naik Kelas di RW 02 Banjarsari diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi perkembangan usaha masyarakat. Dengan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM lokal diharapkan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing
Pewarta : Asih Aditiya Wulandari
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.