UMBY bersiap menuju perguruan tinggi terakreditasi unggul tahun ini

Kamis, 1 Oktober 2026 21:23 WIB

Image Print

Tasyakuran Dies Natalis Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY). Kamis (1/10/2026) ANTARA/Hery Sidik

Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan untuk mempersiapkan menuju perguruan tinggi yang terakreditasi unggul pada tahun 2026.

Rektor UMBY Prof Agus Slamet disela tasyakuran Dies Natalis di Yogyakarta, Kamis, mengatakan, kepercayaan masyarakat akan perguruan tinggi ini masih tinggi, terbukti jumlah mahasiswa baru yang diterima kampus ini pada 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Itu merupakan kepercayaan yang harus kami jaga, kami tingkatkan terus mutu pendidikan. Kemudian di tahun ini kami persiapan untuk meraih akreditasi perguruan tinggi unggul," katanya.

Pihaknya optimistis dapat meraih akreditasi perguruan tinggi unggul, karena dari beberapa unsur yang ada sudah dipenuhi perguruan tinggi ini untuk menuju akreditasi unggul.

"Kemudian dalam rangka peringatan Dies Natalis ini kami juga membagikan seribu paket sembako untuk warga masyarakat, juga untuk dosen dan tenaga kependidikan," katanya.

Menyikapi kebijakan pemerintah yang akan menggratiskan biaya pendidikan hingga kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN), Rektor tetap optimis tidak akan mempengaruhi minat mahasiswa yang menempuh studi di perguruan tinggi ini.

"Yang penting kami tetap menjaga mutu pendidikan mercu buana Yogyakarta.

Terbukti di saat PTS secara umum itu mengalami kesulitan, UMBY masih diberi kepercayaan, terbukti tidak turun di tahun ini, malah naik untuk penerimaan mahasiswa baru," katanya.

Dia mengatakan, berbagai fasilitas juga telah dikembangkan kampus, seperti baru baru ini adalah penyelesaian pembangunan kantin yang diharapkan mendukung semangat belajar anak-anak muda, dan dalam perkembangan kantin tersebut semakin ramai.

"Untuk kualitas SDM juga ditingkatkan, dosen kami dorong segera S3 bagi yang belum, yang belum jafung, kami dorong untuk jabatan akademik, mulai paling rendah dari tenaga pengajar menuju asisten ahli, kami dorong untuk lektor, lektor kepala, dan guru besar," katanya.

Rektor juga mengatakan, akan terus memberikan pelatihan, pendampingan yang selama ini sudah berjalan baik di kampus, langkah tersebut akan terus dijaga, agar perguruan tinggi ini punya harapan untuk bisa bermanfaat untuk semuanya.

Terkait pembukaan prodi baru, Rektor mengatakan, berencana membuka Magister Manajemen pada 2027, untuk saat ini persiapan masih menunggu akreditasi perguruan tinggi unggul, setelah Magister Manajemen dibuka, kemudian persiapan membuka S3 Psikologi.

"Kami mengajukan di akhir tahun sehingga harapan kami Magister Manajemen bisa menerima mahasiswa baru di semester genap tahun depan. Untuk yang psikologi, masih menunggu gedung, karena ruangannya belum cukup," katanya.

Pewarta : HRI
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026