Ukraina Bantah Tuduhan Iran Sebagai Tidak Berdasar dan Beralasan
Bagikan:
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Ukraina pada Hari Senin menolak tuduhan Iran sebagai "tidak beralasan dan tidak berdasar" menyusul serangan terhadap sebuah kapal di Laut Kaspia.
Dalam unggahan di platform media sosial X Menlu Andrii Sybiha menuduh Tehran sebagai "kaki tangan langsung" dalam perang Rusia melawan Ukraina dengan memasok senjata ke Moskow.
"Rezim di Tehran adalah kaki tangan langsung agresi Rusia terhadap Ukraina, yang memicu perang kriminal Moskow dengan senjata yang telah membunuh warga Ukraina sejak 2022," katanya, melansir Anadolu (27/7).
"Iran tidak berhak untuk berpura-pura menjadi korban, apalagi membenarkan ancamannya dengan referensi yang tidak masuk akal terhadap Piagam PBB," tandasnya.
Lebih jauh Menlu Sybiha juga menuduh Iran mencoba mengalihkan perhatian dari serangan Rusia terhadap pelayaran sipil di Laut Hitam, yang menurutnya mengancam ketahanan pangan global.
"Tetapi itu tidak akan berhasil," katanya.
"Serangan Rusia terhadap kebebasan navigasi akan menjadi sorotan dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB hari ini dan kami mengharapkan tanggapan yang kuat dari komunitas internasional," urai Menlu Sybiha.
Diberitakan sebelumnya, Iran pada Hari Sabtu mengklaim Ukraina menyerang salah satu kapal komersialnya di Laut Kaspia, mengutuk insiden tersebut sebagai tindakan agresi dan menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB, Uni Eropa, dan komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab.
Tehran memanggil kuasa usaha Ukraina terkait serangan tersebut, dengan para pejabat Iran memperingatkan bahwa tindakan tersebut "tidak dapat dibiarkan tanpa tanggapan."
Presiden Volodymyr Zelensky dalam unggahan di media sosial X menuliskan, Ukraina telah mencapai "hasil yang sangat kuat" dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia, termasuk terhadap "kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran, serta sebuah kapal perang."
BACA JUGA:
Kendati, dia tidak secara spesifik menyebutkan kapal yang disebutkan oleh Teheran.
Kemarin, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan negaranya akan membalas serangan mematikan yang dilakukan Ukraina terhadap sebuah kapal Iran di Laut Kaspia.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Populer
28 Juli 2026, 00:01
28 Juli 2026, 01:01