UIN Walisongo bekali calon wisudawan hadapi dunia kerja
Senin, 24 Agustus 2026 11:06 WIB
UIN Walisongo membekali calon wisudawan menghadapi dunia kerja melalui kegiatan “Unlock Your Potential: Strategi Membangun Karier dan Masa Depan Profesional”, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang)
Semarang (ANTARA) - UIN Walisongo membekali calon wisudawan menghadapi dunia kerja melalui kegiatan “Unlock Your Potential: Strategi Membangun Karier dan Masa Depan Profesional”, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal membangun karier dan masa depan profesional.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Walisongo Career Center (WCC) UIN Walisongo Semarang tersebut berlangsung di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Hadir sebagai narasumber, Feny Latifatunisa, S.Pd., Pimpinan Ganesha Operation Unit Pemuda Semarang sekaligus alumni Program Studi Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang, Nadia Rosliani, S.Psi., M.Psi., sebagai moderator.
Dalam paparannya, Feny menekankan bahwa keberhasilan lulusan di dunia profesional tidak semata-mata ditentukan oleh capaian akademik. Menurutnya, pendidikan dan capaian akademik merupakan modal penting, namun perlu diikuti dengan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan, beradaptasi, berkomunikasi, dan menunjukkan kompetensi secara nyata.
“IPK tentu penting. Tetapi dunia profesional tidak hanya melihat apa yang kita pelajari, tetapi juga apa yang bisa kita lakukan dengan apa yang kita pelajari”.
Feny juga mengajak para calon wisudawan untuk mulai mengenali potensi diri serta memiliki arah yang jelas dalam merancang perjalanan karier. Masa transisi dari bangku kuliah menuju dunia profesional, menurutnya, perlu dihadapi dengan kesiapan untuk terus belajar, membangun kepercayaan diri, dan beradaptasi terhadap perubahan.
Sebagai alumni UIN Walisongo yang kini berkiprah di dunia profesional, Feny turut berbagi pengalaman mengenai pentingnya memperluas jejaring dan mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai peluang maupun tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Ketua Walisongo Career Center, Nasrul Fahmi Zaki Fuadi, M.Si., menegaskan bahwa momentum wisuda harus dimaknai sebagai awal dari perjalanan baru, bukan sebagai akhir dari proses pendidikan. Para lulusan, menurutnya, perlu memiliki kesiapan yang lebih komprehensif untuk menghadapi tantangan dan perubahan di dunia profesional.
“Wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Dunia nyata menuntut lebih dari sekadar ijazah, ia menuntut kesiapan mental, strategi, dan resiliensi untuk menavigasi ekosistem profesional yang kompleks”.
Melalui kegiatan tersebut, UIN Walisongo terus mendorong calon wisudawan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, tidak hanya melalui kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan membaca peluang, membangun jejaring, dan beradaptasi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen universitas menyiapkan lulusan yang percaya diri, adaptif, dan berdaya saing
Pewarta: Teguh/KSM
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.