TP PKK dan OPD Kota Magelang mengintegrasikan program kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 16:05 WIB

Image Print

Rapat Koordinasi TP PKK bersama jajaran OPD Pemkot Magelang di Gedung Wanita Magelang. ANTARA/HO-Bagian Prokompim Kota Magelang

Magelang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Magelang menyelaraskan program utama dengan agenda kerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar rencana kegiatan di lapangan tidak tumpang-tindih dan langsung menjawab kebutuhan warga.

Ketua TP PKK Kota Magelang Nanik Yunianti Damar di Magelang, Selasa, memaparkan peta kekuatan organisasinya yang menjangkau hingga tingkatan terkecil masyarakat.

Penyamaan arah kebijakan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi TP PKK bersama jajaran OPD Pemkot Magelang di Gedung Wanita Magelang. Kekuatan tersebut mencakup 3.956 kader aktif, 21 lembaga PKK dari kota hingga kelurahan, serta 3.140 kelompok kegiatan di tingkat RW dan Dasa Wisma.

"Jejaring kami bersentuhan langsung dengan dapur dan meja makan warga. Dengan modal 3.140 kelompok Dasa Wisma, sasaran peningkatan ekonomi dan kapasitas keluarga bisa langsung masuk ke tiap-tiap rumah," katanya.

Agenda kerja organisasi perempuan ini terbagi dalam empat kelompok kerja (pokja), yakni Pokja I Pembinaan Karakter Keluarga, Pokja II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Pokja III Ketahanan Pangan Masyarakat dan Pokja IV Kesehatan Keluarga serta Penataan Lingkungan.

Ia menyebut kejelasan pembagian tugas antara PKK dan dinas teknis menjadi kunci utama agar program pemberdayaan menghasilkan perubahan terukur di masyarakat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menginstruksikan seluruh pimpinan OPD menyelaraskan penyusunan anggaran dan kegiatan tahunan dengan empat Pokja PKK tersebut.

"Empat pokja yang ada harus sinkron dengan OPD. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri," katanya.

Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso menyampaikan pelibatan aktif kader PKK dalam program OPD pada tahun mendatang akan membuat pergerakan pembangunan di tingkat bawah lebih cepat terealisasi.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.