Jakarta -

Pesawat kini bukan hanya sekadar transportasi tapi juga bagian dari perjalanan penumpang. Gaya berpakaian di pesawat ternyata juga harus diperhatikan.

Charity Nelms, seorang pramugari yang telah bekerja sebagai terbang selama 11 tahun mengungkapkan bahwa pakaian saat terbang harus menjadi perhatian dari penumpang. Sebaiknya, kaki penumpang tertutup sepenuhnya selama di pesawat.

"Sebagai pramugari, saya ingin memberi tahu Anda bahwa celana pendek, rok atau gaun tidak disarankan selama penerbangan," ucapnya dikutip dari The Independent UK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan bahwa dengan jenis pakaian ini, kaki penumpang akan bersentuhan langsung dengan kursi pesawat. Bahkan jika penumpang menyemprotkan disinfektan tersendiri, sanitasi dari kursi pesawat tidak terjamin.

"Kenakan celana panjang. Percayalah, saya pernah melihat hal-hal yang sangat menjijikkan," ucapnya.

Cher Killough, seorang pramugari yang berbasis di Dallas, Texas, menyampaikan pesan serupa mengenai penggunaan celana pendek saat bepergian.

"Coba tebak berapa banyak popok yang diganti di kursi pesawat kemarin dalam satu penerbangan saya? Empat," ungkapnya dalam sebuah klip TikTok bulan April.

Sebagian besar pesawat menjalani pembersihan cepat di sela-sela penerbangan setelah setiap perjalanan. Pembersihan ringan ini terutama berfokus pada area dapur pesawat, kebersihan toilet, serta pengangkutan sampah dari kabin dan area penumpang, demikian penjelasan John Alford, wakil presiden ABM Aviation-perusahaan terkemuka penyedia layanan kebersihan dan pemeliharaan maskapai dalam wawancara kepada How Stuff Works.

Pesawat yang telah menempuh penerbangan jarak jauh, sekitar 8-10 jam dan dijadwalkan untuk tidak terbang lagi hingga keesokan harinya, akan menjalani pembersihan menyeluruh pada malam hari.

"Pembersihan ini lebih intensif dengan fokus utama pada area penumpang di sekitar kursi, sembari tetap membersihkan area dapur dan toilet," tambah Alford.

Beberapa maskapai memiliki peralatan khusus untuk membantu proses pembersihan mendalam ini. Namun, pembersihan menyeluruh seperti ini hanya dilakukan secara berkala dan frekuensinya bergantung pada maskapai penerbangan.

Singapore Airlines mengklaim melakukan pembersihan mendalam setiap bulan; British Airways melakukannya setiap sekitar 500 jam terban, menurut laporan Simple Flying. Sementara American Airlines mengonfirmasi kepada One Mile at a Time pada tahun 2023 bahwa mereka melakukannya setiap 45 hari.

Artikel ini menjadi artikel terpopuler pekan ini di detikTravel. Baca juga artikel populer lainnya di bawah ini:

  • Bandara Supadio Kacau, Penumpang Gelar Demo dan Nginap Masal
  • Turis yang Hilang di Nepal Mulai Memberi Kabar
  • Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi September 2026, Jumlah Koper Jadi Perhatian
  • Terlalu Betah Tinggal di Jepang, Turis Ini Overstay Sampai 26 Tahun Lamanya
  • Berburu Tanaman Hias di Pameran Flona 2026 Lapangan Banteng
  • Wuih..., Sebentar Lagi Naik Pesawat Tak Perlu Tunjukkan KTP
  • Bikin Geleng-Geleng, Sampah Era 70-an Ditemukan Tertimbun di Puncak Gunung Olympus Yunani
  • Harta Karun Arkeologi Lebanon Terus Bermunculan di Tengah Gejolak Perang
  • Bandara Kuala Lumpur Geger Mayat Ditemukan di Ruang Roda Pesawat

(ddn/ddn)